Jakarta, Intra62.com – Uang kompensasi pengemudi becak, kusir delman, dan sopir angkot yang terpaksa berhenti bekerja selama arus mudik . Dan balik Lebaran 2025 akan menerima bantuan sebesar Rp 3 juta dari pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar).
Kami akan pergi ke Garut untuk membantu tukang beca, pengemudi angkot, delman. Dan ojek di wilayah yang rentan terhadap kemacetan akibat arus mudik. Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, “Kami memberikan Rp 3 juta sebagai transfer uang.”
Baca Juga : Kota Cirebon Bisa Bangkitkan UMKM Jawa Barat , Cek faktanya ?
Bantuan uang kompensasi senilai 3 juta rupiah ini akan diberikan dalam dua tahap, sebelum dan setelah Lebaran . Sebagai kompensasi atas penghentian sementara operasi moda transportasi tersebut. Ini diberikan untuk mengurangi kemungkinan kemacetan di jalur mudik yang rawan macet di wilayah Jawa Barat.
Jumlah delman dan becak yang akan mendapatkan kompensasi berjumlah 579 angkutan di Kabupaten Garut, 169 di Kuningan, 349 di Cirebon, 28 di Tasikmalaya, dan 43 di Subang. Kompensasi akan dibayarkan dari APBD Jabar dari H-7 hingga H+7 Lebaran.
Dengan demikian, dana yang diberikan kepada sopir angkut, tukang becak, dan delman berasal dari pemotongan biaya perjalanan dinas pegawai dinas provinsi.
Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran arus kendaraan di jalur mudik, jadi gubernur Dedi menganggapnya tidak boros.
Baca juga : Instruksi Tegas Presiden Prabowo di Konferensi Pimpinan TNI-Polri 2025 di Jakarta .
(Red).
