• Fri. Jun 5th, 2026

Industri Film Nasional Mendorong Diplomasi Budaya Lebih Baik.

ByBunga Lestari

Jun 5, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Industri film nasional yang terus berkembang dan distribusi film yang semakin meluas adalah cara Komisi VII DPR RI mendukung diplomasi budaya.

Dalam Kunjungan Kerja Panja di Yayasan Sinema Yogyakarta, Jumat, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim menyatakan, “Kita punya harapan besar agar diplomasi budaya kita semakin kuat, salah satu alatnya yang paling memungkinkan melalui industri film nasional.”

 

Dia mengatakan bahwa Yogyakarta adalah salah satu tempat yang memiliki lingkungan perfilman yang berkembang. Yogyakarta juga dikenal karena kemajuan dalam bidang seni, budaya, dan kreatif.

Menurutnya, Jogja-NETPAC Festival Film (JAFF), yang diadakan setiap tahun oleh Yayasan Sinema Yogyakarta, dapat membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam industri film kreatif.

Chusnunia menyatakan bahwa festival film nasional berbasis Asia memiliki peran yang sangat strategis dalam memperluas distribusi film nasional serta dalam konteks diplomasi budaya yang sering dibicarakan.

 

Dia juga mengatakan bahwa salah satu hal yang sudah terlihat di Yogyakarta adalah pariwisata. Namun, Gubernur DIY mengatakan bahwa pariwisata merusak alam Yogyakarta jika tidak ada investasi.

Tentu saja kami setuju. Dia menyatakan bahwa mereka terus mengembangkan pariwisata yang tidak merusak alam, tetapi tetap berkelanjutan. Salah satunya yang jelas-jelas adalah mengembangkan UMKM kreatif.

Dia juga menyatakan bahwa festival film nasional telah memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan perfilman nasional Indonesia.

 

Dia menyatakan, “Namun, di tengah peran besar tersebut, kita yakin mungkin saja JAFF masih menghadapi tantangan yang perlu kita cermati bersama, dan termasuk kesulitan untuk bisa berkembang lebih luas lagi.”

 

Dia menyatakan bahwa forum ini akan memungkinkan DPR, pemerintah pusat dan daerah untuk mengetahui masalah yang dihadapi industri film nasional dan mencari solusi. Selain itu, forum ini akan membantu meningkatkan kapasitas kelembagaan para produsen UMKM kreatif tersebut.

 

Beberapa masalah mungkin terkait dengan biaya, akses distribusi yang tidak merata, kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas institusi, dan sebagainya. Chusnunia Chalim menyatakan bahwa forum ini membahas banyak hal, termasuk strategi JAFF untuk meningkatkan distribusi film nasional dan jaringan internasionalnya.

Baca Juga : Anggota DPR: Persepsi Pengawasan Polri Harus Sama Antara DPR dan Kompolnas.

Baca Juga : Terjadi Kasus Korupsi, DPR Meningkatkan Pengawasan Audit Tata Kelola BGN

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/