Jakarta, Intra62.com – Tanggapan Jokowi soal dinasti politik yang ditudingkan ke keluarganya, Presiden mengatakan hal tersebut merupakan opini publik. Ia menegaskan, hak memilih dalam setiap pemilu ada di tangan rakyat.
“Dinasti politik?Ya rakyatlah yang menilai,” kata Jokowi usai pembukaan Investor Daily Summit 2023 di Plataran, Jakarta. Selasa, (24/10/2023).
Baca Juga: Politik Dinasti Hancurkan Keadilan Sosial Demokrasi
Ia mengatakan, rakyatlah yang menentukan pemimpin, bukan elit politik atau partai politik. “Semua rakyat memilih, rakyatlah yang menentukan, rakyatlah yang memilih, bukan elite, bukan partai. Itulah demokrasi,” jawab Jokowi.
Tanda politik dinasti baru-baru ini melekat pada pasangan Prabowo setelah mereka memutuskan untuk memilih Gibran, putra sulung Presiden Jokowi, sebagai calon wakil presidennya. Kehadiran Gibran sebagai calon wakil presiden memang menyita perhatian.
Pasalnya Gibran bisa ikut serta dalam Pilpres 2024 setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan kepala daerah yang belum berusia 40 tahun bisa mencalonkan diri sebagai calon presiden dan wakil presiden. Sebelum ada putusan Mahkamah Konstitusi, Gibran tidak memenuhi syarat karena usianya belum genap 40 tahun.
Putusan Mahkamah Konstitusi juga dinilai sarat dengan konflik kepentingan. Alasannya, Ketua MK Anwar Usman merupakan paman Gibran atau kakak ipar Presiden Jokowi. Keputusan Mahkamah Konstitusi itu dinilai semata memberi karpet merah bagi Gibran. (red/intra62)
Lihat Artikel Lainya:
- Karier Politik Putra Jokowi Dibandingkan Dengan Sang Ayah
- Dokumen Persyaratan Gibran Rakabuming Sebagai Cawapres
- Wali Kota Surakarta Gibran, Program Setelah Terima Dana Hibah Ratusan Miliar UEA
