Jakarta, Intra62.com – Karier politik putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, melesat lebih cepat dibandingkan sang ayah. Gibran hanya membutuhkan waktu dua tahun untuk menjadi calon wakil presiden RI dari Wali Kota Surakarta.
Calon presiden (capres) Prabowo Subianto mengumumkan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya pada Minggu (22/10/2023). Sebelumnya, Gibran lebih dikenal sebagai pengusaha dan sempat ragu terjun ke dunia politik.
Baca Juga: Dokumen Persyaratan Gibran Rakabuming Sebagai Cawapres
Gibran mengaku lebih suka berbisnis dan yakin sebagai pebisnis ia bisa berkontribusi pada masyarakat tanpa harus terjun ke dunia politik. Namun, ia akhirnya terjun ke dunia politik. Inilah karir politik Gibran per tahun 2021.
Wali Kota Surakarta

Pada tahun 2020, keseriusan Gibran ditunjukkan di dunia politik saat bertemu dengan FX Hadi Rudyatmo, Wali Kota Surakarta saat itu dan Ketua DPC PDI-P Solo.
Ia mendaftar dengan menyerahkan formulir dan dokumen untuk mengikuti Pilkada Solo Tahun 2020. Namun peluang tersebut tertutup.
Peluang Gibran untuk mengikuti Pilkada 2020 kembali terbuka melalui jalur DPP usai bertemu dengan Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Ia lulus tes kesehatan dan kepatutan di kantor DPP PDI Perjuangan Jakarta. Alhasil, Gibran mendapat tawaran dari DPP PDI-P untuk menggandeng Teguh Prakosa sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota pada Pilkada Solo 2020.
Pasangan Gibran-Teguh merupakan calon yang diusung PDI-P dan sejumlah pendukungnya. partai yaitu Partai Golkar, Partai Gerindra, PAN, PPP, PKB, Nasdem, Perindo dan PSI. Pasangan ini menang dengan perolehan suara 86%, jauh mengungguli pasangan calon lawan di Pilkada 2020.
Gibran-Teguh dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta masa jabatan 2021-2024 pada 26 Februari 2021. Di usianya yang terbilang masih muda, yakni 33 tahun, Gibran menjadi sosok orang nomor satu di Kota Surakarta.
Karier Politik Putra Jokowi Jadi Calon Wakil Presiden 2024
Dua tahun menjabat pemimpin Solo, Jawa Tengah, Gibran langsung diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) sebagai calon presiden dan sempat dikait-kaitkan dengan Prabowo di Pilpres 2024.
Namanya berkali-kali muncul dan masuk dalam daftar calon wakil presiden, mulai dari Ganjar hingga Prabowo.
Setelah PDI-P mengumumkan bakal mencalonkan Mahfud MD sebagai cawapres Ganjar, Prabowo langsung mencalonkan Gibran sebagai cawapresnya.
Menjadi Wali Kota Solo selama dua tahun, kemudian maju menjadi calon wakil presiden, Gibran dinilai punya karier politik yang melonjak.
Karier politik Gibran bahkan lebih pesat dibandingkan ayahnya, Jokowi, yang saat ini menjadi Presiden Republik Indonesia.
Jokowi memulai karir politiknya pada Pilkada Solo tahun 2005. Dirinya menjadi Wali Kota Solo selama dua periode, yakni pada 2005-2010 dan 2010-2017.
Pada tahun kedua di periode kedua, tepatnya pada 2012, Jokowi diberi mandat untuk mengikuti Pilkada DKI dan menjadi Gubernur DKI berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk periode 2012-2017.
Tiga tahun memimpin DKI Jakarta, Jokowi diusung PDI-P dan berhasil menjadi Presiden periode 2014-2019 dan 2019-2024. (red/intra62)
