Jakarta , Intra62.com . Agus Trenggono, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Davao City, Filipina, meminta siswa dan Pengajar Sekolah Indonesia Davao (SID). Untuk “berani bermimpi” seperti RA Kartini.
Seperti dikutip dalam pernyataan pers pada Senin (21/4), dia mengatakan hal itu saat memberikan sambutan pada Hari Kartini di Sekolah Indonesia Davao (SID).
Selain itu, dia menyatakan bahwa Hari Kartini bukan hanya peringatan tahunan biasa . Tetapi juga kesempatan untuk merenungkan nilai-nilai perjuangan, keteladanan, dan semangat emansipasi yang diwariskan oleh RA Kartini.
“Kartini mengajarkan kita bahwa pendidikan adalah kunci kemajuan, jadilah pribadi yang berani bermimpi, berpikir kritis, dan mau belajar,” kata dia.
Di sekolah tersebut, peringatan Hari Kartini dimulai dengan upacara bendera dan diikuti dengan berbagai kompetisi, pembacaan puisi, dan pertunjukan busana.
Menurut Moh. Heru Santoso, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SID, peringatan ini dibuat untuk membangkitkan semangat anak didik untuk belajar lebih keras dan berkembang.
Raden Ajeng Kartini adalah simbol keberanian, pemikiran maju, dan keteguhan hati dalam memperjuangkan hak perempuan .
Untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan kesempatan yang sama dalam semua aspek kehidupan. Kartini berani menantang norma masyarakat dan memecahkan tradisi yang menghalangi perempuan.
Kartini menyuarakan harapan besar untuk masa depan perempuan Indonesia dalam surat-suratnya, yang sekarang dibukukan dalam Habis Gelap Terbitlah Terang.
Dalam peringatan ini, kita harus menyalakan kembali semangat Kartini dalam diri kita, percaya bahwa menjadi perempuan tidak menghalangi kita untuk bermimpi, berprestasi, dan berkontribusi bagi bangsa dan negara. Semangat Kartini adalah semangat kesetaraan, kemajuan, dan terus belajar.
Baca juga : Penetapan Hari Kartini 21 April dan Sejarahnya
(Anisa-red)
