• Tue. Apr 21st, 2026

Indonesia Dan Korsel Tekan MoU Meningkatkan Pemasaran Kopi

ByAA

Nov 10, 2025

Jakarta, Intra62.com – Pemerintah Kota Goyang, Korea Selatan, dan Perwakilan Perdagangan (Perwadag) RI di Korea Selatan (Korsel) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan pemasaran kopi Indonesia.

Pemerintah Kota Goyang bermaksud menjadikan Goyang sebagai pusat distribusi kopi Korea Selatan pada 2028, kata Busan Husodo Kuncoro Yakti, kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) di Jakarta, Senin.

Exportir kopi Indonesia dapat memanfaatkan momentum konsumsi kopi Korea Selatan yang terus meningkat.

Di Korea Selatan, Kamis (6/11/2025), Kepala ITPC Busan Husodo dan Wali Kota Goyang Lee Dong-hwa menandatangani MoU ini.

MoU ini menunjukkan dukungan ITPC Busan dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul kepada Pemerintah Kota Goyang untuk mendirikan pusat distribusi kopi.

Husodo mengatakan bahwa Indonesia adalah negara pertama yang dihubungi oleh Pemerintah Kota Goyang untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. Saat ini, Indonesia adalah pemasok kopi terbesar ke-13 di Korea Selatan.

Goyang Special City telah menunjuk Good Neighbors, sebuah perusahaan kopi Korea Selatan, untuk menangani proyek tersebut. Sumber daya manusia akan lebih kuat dan mendapatkan dukungan dari teman dekat yang baik.

Baca Juga : Trump Bertemu Anggota Keluarga Warga Jepang Yang Di Culik Korea Utara.

ITPC Busan akan bekerja sama dengan Good Neighbors untuk mempromosikan meningkatkan pemasaran kopi Indonesia.

Good Neighbors akan bekerja sama dengan salah satu produsen kopi terbesar di Indonesia, Koperasi Enrekang Timur Kasiturutan (ETIKA), yang terletak di Sulawesi Selatan, untuk menyediakan kopi.

Pada 2024, perdagangan nonmigas Indonesia-Korea Selatan akan mencapai 20,13 miliar USD.

Tercatat bahwa ekspor barang nonmigas Indonesia ke Korea Selatan sebesar 9,12 miliar dolar AS, dan impor barang nonmigas Indonesia dari Korea Selatan sebesar 8,62 miliar dolar AS.

Pada periode lima tahun terakhir (2020–2024), tren perdagangan nonmigas kedua negara meningkat rata-rata 8,84 persen per tahun.

Pada periode yang sama, nilai ekspor nonmigas Indonesia ke Korea Selatan juga meningkat rata-rata 11,09 persen per tahun.

( Red ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/