• Sun. Apr 19th, 2026

Cara Shalat Penolak Bala

ByIM

Sep 12, 2023
Cara Shalat Penolak Bala

Jakarta, Intra62.com – Tata cara shalat penolak bala. Tahun ini Rebo Wekasan di bulan Safar jatuh pada tanggal 12 September 2023. Kutipan KH. Abdul Kholik Mustaqim selaku pengasuh Pondok Pesantren al-Wardiyah Tambakberas Jombang, dalam buku Amalan Sholat Rebo Wekasan karya Ulin Nuha Mahali diharamkan oleh ulama dan menunaikan shalat Rebo Wekasan haram. Kecuali jika shalat hajat dibolehkan menurut hukum Islam (syara’). Hikmahnya, umat Islam bisa  mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.

Dari penjelasan tersebut dapat dipahami bahwa niat shalat untuk mengusir bala pada hakikatnya adalah shalat yang mutlak berdasarkan syariat Islam. Artinya, jika menunaikan shalat dengan niat menunaikan shalat hajat, maka boleh menunaikannya.

Baca Juga: Busui Begini Cara Memperlancar Asi

Salat Hajat sendiri merupakan sholat yang dilakukan ketika anda mempunyai hajat atau keinginan tertentu, seperti shalat lidaf’il bala alma khuf atau penolakan bala yang membuat khawatir.

Niat shalat untuk menolak Bala

Usholli sunnatal lidaf’il balaa rokatainii lillaahi ta’ala.

Artinya:

“Saya shalat sunnah tolak bala dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Shalat Penolak Bala

Tata cara melaksanakan shalat tolak bala sebenarnya sama dengan tata cara sunnah pada umumnya. Perbedaannya hanya  pada jumlah surah yang dibaca.

  • Pada rakaat pertama membaca Al Fatihah, lalu dilanjutkan membaca Surah Al-Kautsar 17x
  • Pada rakaat kedua setelah Al Fatihah dilanjutkan dengan Surah Al-Ikhlas 5x
  • Pada rakaat ketiga setelah Al Fatihah, lanjutkan membaca Al-Falaq 1x
  • Pada rakaat keempat membaca Al Fatihah dilanjutkan dengan Surah An-Nas 1x

Doa Setelah Shalat Tolak Bala

Setelah melaksanakan shalat, Anda dapat mengamalkan doa ini untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT  dari penderitaan, penyakit, bencana alam, dan kejadian yang tidak terduga.

Bismillahirrahmanirrahim wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala alihi wa sahbihi wa sallam. Allahumma ya syadidal quwa wa ya syadidal mihal ya azizu zallat li ‘izzatika jami’u kholqika ikfini min jami-‘i khalqihi ya muhsinu ya mujammil ya mutafadhdhilu ya mun’imu ya mukrimu ya man la ilaha illa anta bi rahmatika ya arhamar rahimin. Allahumma bisirril hasani ya akhi wa jaddihi wa abihi ikfini syarra hazal yauma wa ma yanzilu fihi ya kafiyal muhimmat ya dafi-‘al baliyyat fasayakfikahumullahu wa huwas sami’ul ‘alim. Wa hasbunallahu wa ni’mal wakilu wa la hawla wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil’azim. Wa sallallahu ta’ala ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala alihi wa sahbihi wa sallam.

Artinya:

Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Semoga shalawat dan salam Allah senantiasa tercurah pada junjungan kami, Nabi Muhammad Saw, keluarga dan para sahabatnya. Yang, yang mempunyai kekuatan dan kemampuan. Ya Allah yang maha mulia, dan demi kemuliaan-Mu segala makhluk ciptaan-Mu hina, lindungilah aku dari kejahatan makhluk-Mu. Ya Tuhan. Itu membawa keindahan, kebaikan, kegembiraan dan kemuliaan.

Ya Allah, tidak ada Tuhan selain Engkau. Kasihanilah aku dengan rahmat-Mu, Yang Maha Penyayang. Ya Allah, dengan rahasia mulia Sayyidina Hasan dan saudaranya, serta kakek dan ayahnya, ibu dan keturunannya, bantulah aku menjauhi keburukan hari ini, niscaya keburukan akan menimpanya. Wahai Cukuplah harapan dan penolakan terhadap musibah, Cukuplah Allah Yang Maha Pemelihara dan Maha Mengetahui segala sesuatu. Allah SWT yang Maha Kuasa, yang menjadi sandaran kita, tidak mempunyai daya dan usaha kecuali dengan izin Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Besar. Dan semoga Allah memberikan rahmat kepada Nabi Muhammad SAW. bersama keluarga serta sahabat-sahabatnya.” (red/intra62)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/