Jakarta, Intra62.com – Di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, terjadi tabrakan beruntun, yang menyebabkan perkelahian sampai di depan Pusat Grosir Cililitan (PGC) pada Rabu siang.
Korban kecelakaan lalu lintas bernama Sindi (19) awalnya berkendara ke Pasar Rawa Jati dari arah Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo.
Saat itu, jalan sedang macet. Sebuah truk Fuso tiba-tiba menabrak Toyota Avanza yang dikendarainya, yang kemudian menabrak truk di depannya.
“Jadi, mobil saya kegencet, saya kondisinya panik dan sempat mengejar mobil truk itu.”
Di tempat kejadian, mobil Toyota Avanza bernomor polisi B 2931 TVB menunjukkan ringsek di bagian depan dan ringsek di kapnya. Selain itu, kaca belakang mobil pecah dan penyok ke dalam.
Baca Juga : Kemimipas Memberikan Remisi Kepada Warga Binaan Yang Terkena Bencana.
Mobil itu ringsek dan salah satu wanita lanjut usia di dalamnya sempat gemetar dan hanya bisa menangis saat melihatnya.
Khawatir bahwa sopir truk Fuso yang menabrak itu akan kabur, Sindi nekat mengejarnya hingga lampu merah di depan PGC. Sebaliknya, sopir truk yang menabrak itu justru melaju dan menyalip kendaraan korban.
Sindi mengatakan, “Saya takut dia lari. Habis nabrak, malah nyalip. Dia bilang harus berhenti di depan biar tidak bikin macet.”
Korban mengalami kerugian material yang signifikan sebagai akibat dari tabrakan beruntun itu. Setelah mobil Avanza miliknya terhenti, dia harus menunggu mobil derek untuk dievakuasi dari lokasi kejadian.
Abdul, sopir truk Fuso, kemudian mengakui kesalahannya dan meminta maaf.
Meskipun dia mengakui kelelahan, dia menegaskan bahwa dia tidak akan menghindar dari tugas.
“Saya yang nabrak. Saya tidak ngantuk, hanya capek,” kata Abdul.
Mobil derek masih menunggu evakuasi kendaraan, dan lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat hingga berita ini diturunkan.
Baca Juga : Hamas: Israel Telah Melanggar Gencatan Senjata Di Jalur Gaza Sebanyak 813 Kali.
(Red).
