Jakarta, Intra62.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan tunjangan khusus sebesar Rp2 juta per pengajar untuk mendukung pengajar yang bekerja di daerah terdampak bencana.
Pemerintah berkomitmen untuk memastikan layanan pendidikan tetap berjalan dalam situasi darurat dan membantu pengajar di daerah terdampak bencana, kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.
Di Jakarta pada Rabu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyatakan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan pendidikan darurat dapat berjalan, sekaligus memberikan dukungan bagi para pengajar yang tetap mengabdi di wilayah terdampak.
Ia menyatakan bahwa sebanyak 17.500 pengajar akan menerima tunjangan khusus, yang mencakup Rp2 juta per pengajar. Tunjangan ini diberikan sebagai penghargaan negara atas dedikasi pengajar yang tetap menjalankan tugas pendidikan dalam situasi darurat dan untuk membantu meringankan beban ekonomi yang disebabkan oleh bencana.
Selain memberikan bantuan kepada pendidik, Kemendikdasmen juga memberikan bantuan keuangan kepada pendidikan melalui mekanisme yang berlaku untuk membantu pemulihan layanan pendidikan di sekolah yang terkena dampak.
Pendidikan darurat dijalankan, alat pembelajaran diperbaiki, dan kebutuhan mendesak lainnya dipenuhi sesuai dengan keadaan dan kebutuhan di lapangan.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar siswa satuan pendidikan selama masa tanggap darurat dan pengungsian, Kemendikdasmen telah mengirimkan 141.335 paket perlengkapan belajar siswa, termasuk buku, alat tulis, tas, seragam, dan sepatu, serta 2.873 unit ruang kelas darurat untuk mendukung keberlangsungan pembelajaran sementara..
Setiap langkah dilakukan dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan terkait.
Mengingat banyak wilayah yang sulit dijangkau karena keterbatasan akses dan jaringan, organisasi terus melakukan pemutakhiran dan verifikasi data secara berkala. Ini terutama berlaku di beberapa wilayah di Provinsi Aceh dan Sumatra Utara.
Baca Juga : Kemendikbudristek Selenggarakan Musik Tradisi Kembangkan Recaka Lampung
Baca Juga : Kemendikbud Ungkap Hanya Kelola Anggaran 15 % dari Total anggaran Pendidikan , Nah lho
(Red).
