• Sun. Apr 19th, 2026

Pensiunan Bank Bumi Daya Unjuk Rasa di Menkopolhukam

ByIM

Aug 1, 2023
Pensiunan Bank Bumi Daya

Jakarta, Intra62.com – Pensiunan Bank Bumi Daya (BBD) unjuk rasa di  Menkopolhukam. Para pendemo meminta Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia Mahfud MD. Membantu persoalan hak atas uang sisa hasil usaha (SHU), ikut hadir turun bersama puluhan lansia pensiunan BBD dalam aksi berorasi, melakukan long march dari kawasan patung kuda menuju kantor Kementerian Koordinator Polhukam di Jl. Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat.

Pensiunan Bank Bumi DayaPensiunan Bank Bumi Daya Pensiunan Bank Bumi Daya

Para pensiunan Bank Bumi Daya berharap  Menkopolhukam  dapat menyembatani pencairan SHU senilai lebih dari 100 miliar rupiah yang merupakan hak sepuluh ribu lima ratus pensiunan yang belum terbayar diduga raib.

Meski usia tak lagi muda, namun para lansia yang merupakan pensiunan Bank Bumi Daya ini tetap semangat memperjuangkan nasib mereka saat melakukan aksi long march, yang hingga kini belum dapat terselesaikan haknya pada senin (31/7/2023).

Baca Juga: Demonstrasi didepan Kantor Mahkamah, Akan diselenggarakan Oleh Partai Buruh
Foto AWDI ikut mengawal demo aspirasi BBD. (Tim Intra62.com)

Sambil membawa atribut berupa spanduk dan poster, para pensiunan BBD berjalan kaki dari Bunderan Patung Kuda menuju kantor Kementerian Koordinator Polhukam dan melanjutkan orasinya ke Mahkamah Agung (MA).

Aksi ini merupakan bentuk kegelisahan pensiunan BBD selama puluhan tahun. Atas pembayaran sisa hasil usaha (SHU) yang hingga kini belum juga dicairkan. Pengunjuk rasa mengklaim terdapat 10500 pensiunan yang berhak mendapatkan dana SHU yang kini jumlahnya mencapai 100 miliar lebih, demikian Teddy Irawan.

Foto saat orasi ke Mahkamah Agung. (Intra62)

Maka itu para lansia ini meminta agar Menkopolhukam Mahfud MD turun tangan mengatasi persoalan tersebut. Guna Bank Bumi Daya yang kini telah berganti nama menjadi Bank Mandiri segera membayarkan dana SHU kepada seluruh pegawai pensiunan, juga hal ini disampaikan sekretaris Armanto G serta humas Stevie Tapiheru yang turut mendampingi saat orasi.

Bank Bumi Daya Persero adalah bekas badan usaha milik negara yang bergerak dibidang perbankan, pada juli 1999 silam. Bank tersebut merger bergabung bersama 3 bank milik pemerintak lainya untuk membentuk Bank Nasional yang saat ini yang kita kenal bernama Bank Mandiri

Meski aksi berlangung damai, namun, para pengunjuk rasa akan kembali melakukan aksi turun kejalan dengan jumlah masa yang lebih besar lagi. Jika tuntutanya tidak terpenuhi dan ditanggapi, disampaikan Teddy dihadapan para awak media. (tim intra62)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/