Jakarta, Intra62.com –
Kamis (12/2), Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan bahwa “dunia lama telah berakhir” dan mengatakan bahwa negara-negara harus mempertimbangkan kembali posisi mereka dalam “era geopolitik baru”.
Sebelum Konferensi Keamanan Munich, Rubio memberi tahu wartawan bahwa dunia berubah dengan sangat cepat. Dunia lama telah berakhir, terus terang, dunia tempat saya tumbuh besar, dan kita hidup dalam era baru dalam geopolitik.
Kecepatan transformasi menuntut pemerintah dan sekutu untuk “menjau kembali seperti apa situasinya dan apa peran kita nantinya”, ia menambahkan bahwa diskusi seperti itu telah dilakukan dalam konsultasi tertutup dengan mitra.
Rubio mengatakan bahwa pertemuan berlangsung pada “momen yang menentukan” dan berharap bahwa pertemuan di Munich akan membantu mempercepat percakapan dengan sekutu.
Selama konferensi, ia dijadwalkan bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, dan dia menyatakan bahwa pertemuan itu mungkin sudah direncanakannya.
Rubio menggambarkan kondisi sebagai “mengerikan” sebagai tanggapan atas pengeboman terus-menerus yang dilakukan Rusia selama musim dingin.
Kami ingin perang ini berakhir karena ini adalah perang. Orang-orang mengalami kesulitan. Ini adalah musim terdingin yang pernah terjadi. Sangat mengerikan penderitaan yang dia alami. Menurutnya, itulah sebabnya perang itu buruk dan itulah sebabnya kami telah bekerja keras selama lebih dari setahun untuk mengakhirinya.
Rubio menyatakan bahwa pertemuannya dengan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban merupakan bagian dari hubungan bilateral yang telah dibicarakan sebelumnya.
Ia mengingat kunjungan pejabat Hungaria ke Amerika Serikat akhir tahun lalu dan menyatakan bahwa mereka akan melakukan kunjungan balasan jika memungkinkan, dan menyebut kunjungan kali ini sebagai kesempatan yang tepat.
Ia menolak gagasan bahwa perjalanan terbarunya menunjukkan bahwa AS mengurangi keterlibatannya di Eropa, menyatakan bahwa Washington masih sangat “terkait erat” dengan wilayah tersebut.
Rubio menolak memberikan komentar lebih lanjut saat ditanya apakah ia akan memaksa Hungaria dan Slovakia untuk menghentikan pembelian energi Rusia.
Baca Juga : Indonesia Mendapatkan Dukungan Untuk Bergabung Dengan Board of Peace dari Mantan Menlu Alwi Shihab.
(Red).
