• Fri. Apr 17th, 2026

Kepala BPOM: Hanya Enam Persen Bahan Baku Farmasi Dibuat di Dalam Negeri.

ByBunga Lestari

Feb 6, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Taruna Ikrar, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, menyatakan bahwa pemenuhan kebutuhan bahan baku obat di Tanah Air adalah bagian dari menciptakan ketahanan nasional.

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar mengatakan saat memberikan kuliah umum di Universitas Andalas di Padang, Sumatera Barat, Jumat, bahwa kebutuhan bahan baku obat merupakan bagian dari ketahanan nasional karena obat sejatinya merupakan kebutuhan dasar dan sangat penting.

Saat ini, ada sekitar 15.267 nomor izin edar khusus untuk obat, menurut kepala BPOM. Bahan baku 94 persen dari obat-obatan tersebut masih diimpor.

Dengan kata lain, hanya sekitar enam persen dari bahan baku obat yang dapat diproduksi di dalam negeri—sekitar empat puluh dua item—dapat diproduksi di dalam negeri.

Oleh karena itu, kami melihat pemenuhan kebutuhan obat sebagai bagian dari ketahanan nasional, seperti halnya vaksinasi. Taruna Ikrar menyatakan bahwa meskipun kekurangan makanan masih dapat dikompensasi dengan makanan tambahan, kekurangan obat tentu sangat berbahaya.

Saat ini, Belgia, China, Belanda, Jerman, dan Amerika Serikat adalah beberapa negara yang mengimpor bahan baku obat dari Indonesia.

Sebaliknya, dia menyatakan bahwa proses hilirisasi pembuatan antibiotik yang terbuat dari bahan-bahan alam dapat dilakukan dengan tujuan untuk secara bertahap mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku farmasi yang berasal dari luar negeri.

BPOM RI juga ingin perguruan tinggi di Indonesia dapat membantu dan bekerja sama dengan lembaga tersebut untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan bahan baku obat.

Untuk berkontribusi, kami sudah merangkul 272 industri farmasi dan kampus. Kepala BPOM Taruna Ikrar menyatakan bahwa jika hasilnya baik, hasilnya tentu dapat dihilirisasi sehingga bahan baku obat dapat semakin dikembangkan di dalam negeri.

Baca Juga : BPOM Mengembangkan Fitofarmaka Untuk Mengurangi Impor Bahan Baku Obat.

Baca Juga : Sistem Pencegahan Pemalsuan Logo BPOM Produk Dipasaran

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/