Jakarta, Intra62.com – Kekuatan Solo bersaing berkuasa dalam pertarungan trahnya diduga memperbutkan pemenangan Kekuasaan menjadi Presiden di Pilpres 2024
Gibran yang di calon Partai Golkar menjadi Bacawapres bersama Capres Partai Gerinda Prabowo bertarung dengan Ganjar-Mahfud dan Anis Baswedan-Muhaimin yang sudah mendaftar di KPU menjadi isu kekuatan Solo bersaing.
Pertarungan kekuatan Solo bersaing berkuasa sangatlah jelas dan tidak pungkiri harus memenangkan jadi Presiden Republik Indonesia.
Baca juga : Sekjend AWDI Ispiratif Gibran Cawapres Pilihan Milenial
Kekuasaan yang di bilang trahnya Solo tidak lepas dari keberadaan Keraton Surakarta yang masyarakat banyak menjadi Pejabat Pemerintah, Parlemen serta memegang kekuasaan militer.
Pilpres 2024 akan datang menjadi pertarungan trah Solo dimana kawan jadi lawan dan lawan jadi kawan yang diprediksi bisa menghancurkan kekuasaan trah Solo itu sendiri.
Diduga ini hanyalah strategi politik dalam mendapatkan kekuasaan yang diatur jadi one win solution saling menjaga dan mengamankan jadi pemenang.
Bangsa dan rakyat Indonesia ini bukan tempat permainan dan dimainkan para politikus yang mementingkan keluarga dan golongannya.
Rakyat Indonesia bukan lagi rakyat yang miskin informasi dimana kemajuan teknologi informasi menjadi kekuatan menjaga dan memilih pemimpin yang dapat diyakini membawa kesejahteraan.
Dengan membangun isu politik sekarang ini dapat membuat masyarakat bisa belajar memahami politik adalah bagian demokrasi.
Isu politik kekuatan Solo bersaing berkuasa jadi Presiden yang berkembang menjelang Pilpres ini bisa menjadi pendewasaan Rakyat Indonesia berpolitik dan berdemokrasi tetap menjaga Persatuan Kesatuan Bangsa.(Red).
