Jakarta, Intra62.com – Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan Munajat 212 akan digelar di Monas, dan tidak ada masalah dengan hal tersebut.
“Ya, tidak apa-apa,” ujar Heru, Rabu (29/11/2023) di Istana Negara, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Jelang Hari Jadi Jakarta, Gubernur Heru Akan Menggelar Kegiatan Apa Saja Di Sekitar Monas
Gubernur DKI Jakarta itu menjawab pertanyaan wartawan apakah Munajat 212 telah disetujui atau belum. Heru tidak banyak bicara tentang Munajat 212. Dia menyerahkan penyelenggaraan kegiatan tersebut kepada Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta.
“Iya, nanti akan diinformasikan oleh pihak pariwisata,” katanya.
Acara Diawali Dengan Tahajud

Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan menggelar Munajat Kuburo 212 di Monas, Jakarta Pusat. Acara tersebut dilaksanakan mulai dini hari hingga pagi hari pada hari Sabtu, (2/12/2023).
“Iya, Sabtu 2 Desember acara dimulai pukul 03.00 WIB dan berakhir pukul 09.00 WIB,” ucap Habib Novel Bamukmin, Wasekjen PA 212, Rabu (29/11/2023).
Acara dimulai dengan salat Tahajud berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan Munajat dan tausiah-tausiah oleh para Ulama. Diperkirakan jamaahnya dari berbagai daerah akan tiba di Jakarta mulai Jumat, 1 Desember.
“Tapi sejak Jumat malam sudah berdatangan dari seluruh Indonesia, dari Lampung sudah siap, makanya saya berangkat ke Jawa Barat untuk mengundang para Ulama Majalengka. Biasanya mereka menunggu jam 9 malam, namun ada pula yang tidur di Monas, dan Ada yang ke Istiqlal dulu,” terangnya.
Munajat Kubro 212 Persiapan sarana dan prasarana acara telah berlangsung sejak Jumat 1 Desember pagi. Menurut Novel Bamukmin acara tersebut akan dihadiri oleh jutaan orang.
“Persiapan dimulai Jumat pagi. Insya Allah akan hadir tiga juta orang,” tuturnya.
Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) memberikan Izin

Kemensetneg memberikan persetujuan untuk kegiatan Munajat 212. Surat tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Setya Utama.
“Persetujuannya dari DKI dan pada dasarnya kami setuju dengan syarat tidak ditujukan untuk kegiatan politik,” kata Setya. (red/intra62)
