• Wed. Feb 21st, 2024

    INTRA62.COM

    Berita Nusantara Milik Bersama

    Empat Rumah Hangus Terbakar di Kawasan Padat Penduduk Sukabumi

    ByNAS

    Jan 13, 2024
    Empat Rumah Hangus Terbakar

    Sukabumi, Intra62.com – Empat rumah hangus terbakar dan dua warga dilarikan ke rumah sakit. Pada Jumat (12/1/2024), kebakaran hebat terjadi di kawasan padat penduduk Gang Isnen, Desa Selabatu, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

    Ujang Rustiandi, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP Kota Sukabumi menyatakan, pihaknya mendapat laporan kejadian kebakaran tersebut sekitar pukul 18.05 WIB dan langsung menerjunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran.

    Baca Juga: Kebakaran Menghanguskan Pabrik Garmen di Cicurug

    Ujang menyebut proses pemadaman api memakan waktu satu jam. Dalam pelaksanaannya, pihaknya menjelaskan ada kendala pada mobil pemadam kebakaran yang mengakses lokasi kejadian.

    “Lokasinya sulit kami akses, banyak kendala, lokasi sangat padat, dan jalanan susah, sehingga kami mengambil jalan pintas menuju Kawasan Perumahan Royal Kabandungan,” ucap Ujang kepada wartawan di tempat kejadian.

    Ujang membenarkan bahwa tidak ada yang terluka dalam insiden tersebut. Namun ada dua orang warga yang memiliki riwayat penyakit jantung hingga harus dirawat di RSU Asyifa karena panik dengan situasi di tempat kejadian.

    Selain itu, Ujang menerangkan kebakaran menyebabkan empat rumah rusak berat. Warga kemudian mengungsi di masjid.

    Mengenai penyebab sementara kebakaran, Ujang mengungkapkan, penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Ia menjelaskan, api cepat merambat ke rumah lain karena sebagian besar bahan bangunannya terbuat dari kayu dan atapnya terbuat dari asbes.

    “Informasi dugaan korsleting listrik pada rumah tingkat sebelumnya memang tidak disengaja. Untungnya berkat kesigapan teman-teman baik kita, pemadam kebakaran, BPBD, dan warga sekitar, syukurlah masalah tersebut cepat teratasi,” tuturnya.

    Sementara terkait jumlah warga yang terdampak kejadian dan total kerugiannya, Ujang mengaku pihaknya masih melakukan pendataan.

    “Belum ada informasi jelas jumlahnya. Belum ada kerugian yang tercatat karena situasi di lokasi sangat gelap dan belum dicatat oleh pihak kelurahan di sini,” pungkasnya. (red/intra62)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *