Jakarta, Intra62.com –
Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum Bulog, memastikan bahwa bantuan pangan yang diberikan kepada masyarakat di Kota Bekasi, Jawa Barat, didistribusikan dengan tepat sasaran melalui pengawasan yang ketat. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa penerima tepat dan bantuan yang diberikan oleh pemerintah berfungsi dengan baik.
Di Jakarta, Rabu, Rizal mengkonfirmasi bahwa monitoring ini dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan pangan berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Rabu (15/4), Perum Bulog melakukan kegiatan pemantauan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng yang diberikan dari Februari hingga Maret 2026 di Kelurahan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Rizal menyatakan bahwa dia bertanggung jawab langsung atas pengawasan penyaluran bantuan pangan tersebut, bersama dengan Nurman Susilo, Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Barat, dan anggota pemerintah Kota Bekasi.
Dia menyatakan bahwa bantuan pangan ini merupakan bagian dari program pemerintah yang dimulai oleh Presiden Prabowo Subianto untuk membantu masyarakat dan menjaga stabilitas pangan nasional.
Menurutnya, “Pagi hari ini, Rabu tanggal 15 April 2026, syukur Alhamdulillah, ini merupakan jadwal penyaluran bantuan pangan dari Bapak Presiden kepada masyarakat.”
Akibatnya, kata Rizal, pihaknya melakukan inspeksi di Kelurahan Bantar Gebang, Kota Bekasi
Sejak pukul 08.00 hingga 10.30 WIB, masyarakat sangat antusias. Rizal menyatakan bahwa masyarakat sangat menantikan bantuan pangan ini.
Ia menjelaskan bahwa bantuan telah diberikan sesuai dengan ketentuan, yaitu 20 kg beras dan 4 kg minyak goreng untuk dua bulan, dari Februari hingga Maret. Setiap penerima manfaat menerima 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng setiap bulan.
Untuk wilayah Kelurahan Bantar Gebang, ada sekitar 2.066 penerima Bantuan Pangan (PBP). Ada lebih dari 33 juta PBP di seluruh negeri.
Selain itu, Rizal menyatakan bahwa penyaluran bantuan pangan dilakukan dengan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bekasi dan didukung oleh TNI untuk mempercepat proses dan memastikan bahwa masyarakat menerima bantuan sebesar mungkin.
Rizal menambahkan, “Target penyaluran ini adalah selesai hingga 31 Mei. Dengan kerja sama antara Bulog, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pihak, Insya Allah target tersebut dapat tercapai.”
Melalui kegiatan monitoring, Perum Bulog menegaskan komitmennya untuk memastikan distribusi bantuan pangan lancar, menjamin sasaran tepat, dan memberikan manfaat jangka panjang kepada masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga : Bulog Memastikan Keamanan Stok Beras-Minyak Goreng Hingga Akhir Tahun.
Baca Juga : Dewan Bulog memastikan ketersediaan beras SPHP di Sumut hingga Lebaran
(Red).
