• Sat. Apr 25th, 2026

Bulog Memastikan Keamanan Stok Beras-Minyak Goreng Hingga Akhir Tahun.

ByBunga Lestari

Mar 9, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Hingga akhir tahun 2026, Perum Bulog berusaha memastikan ketersediaan pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng, yang aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dalam keterangannya di Jakarta, Senin, Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan bahwa masyarakat diminta untuk tetap tenang dan menghindari pembelian yang berlebihan (pembelian panik), termasuk dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan maupun dinamika situasi geopolitik global.

Dia menyatakan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dimiliki oleh BUMN pangan itu mencapai 3,74 juta ton per hari ini, dan jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat selama proses penyerapan gabah dan beras dalam negeri yang sedang berlangsung di seluruh negeri.

Menurutnya, Bulog saat ini memiliki stok beras yang sangat kuat, yaitu sekitar 3,74 juta ton. Dengan adanya panen di berbagai wilayah dan upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan mungkin mencapai sekitar 4,5 hingga 5 juta ton pada akhir Maret.

Kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) Kementerian Perdagangan memungkinkan Bulog memastikan ketersediaan beras dan ketersediaan minyak goreng. Kebijakan ini menetapkan alokasi sekitar 46 juta liter Minyakita untuk Bulog setiap bulan.

Dengan kondisi ini, Bulog menjamin ketersediaan beras dan minyak goreng yang aman dan terjamin bagi masyarakat hingga akhir tahun.

Menurutnya, “Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng melalui kebijakan DMO, masyarakat tidak perlu khawatir tentang ketersediaan pangan. Kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.”

Menurut Rizal, selain dua komoditas utama, ketersediaan bahan pokok lainnya juga terpantau mencukupi. Pemantauan lapangan menunjukkan bahwa harga berbagai bahan sembako relatif stabil dan terkendali di pasar.

Dengan demikian, orang disarankan untuk hanya berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak berbelanja terlalu banyak.

Rizal kemudian menyatakan, “Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaan. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar.”

Selain itu, ia menyatakan bahwa pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan harga dan stabilitas pasokan pangan. Ini termasuk meningkatkan distribusi, mendukung produksi dalam negeri, dan menerapkan berbagai program stabilisasi pangan.

 

Baca Juga : Dewan Bulog memastikan ketersediaan beras SPHP di Sumut hingga Lebaran

Baca Juga : Peran BULOG Masa Depan Padi Indonesia

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/