• Wed. Feb 21st, 2024

    INTRA62.COM

    Berita Nusantara Milik Bersama

    Anggota Komisi III: Tak Perlu Cari Pimpinan KPK Pengganti Firli Bahuri

    ByASD

    Jan 17, 2024
    firli bahuri kpk

    Jakarta, Intra62.com – Anggota Komisi III DPR dari Partai Golkar, Supriansa, mengatakan bahwa pemerintah tak perlu mencari pimpinan KPK pengganti Firli Bahuri. Hal tersebut dikarenakan periode kepemimpinan KPK hanya tinggal sebentar lagi / berakhir pada Desember 2024.

    “Mengingat waktu yang tidak terlalu panjang, posisi tersebut bisa dikosongkan. Karena kami menilai sebenarnya pimpinan KPK yang ada saat ini masih bisa menjalankan tugas dengan baik,” kata Supriansa, Selasa (16/1/2024).

    Namun, ia mengatakan. jika Presiden tetap ingin mencari pengganti Firli, maka perlu melalui panitia seleksi lagi. Sebab, daftar nama calon pimpinan KPK pada 2019 telah kedaluwarsa.

    Supriansa menjelaskan pada putusan MK Nomor 112/PUU-XX/2022 terkait perpanjangan masa jabatan pimpinan KPK, tidak ada penjelasan mengenai status calon pimpinan KPK yang tidak terpilih hasil uji kepatutan dan kelayakan di DPR pada 13 September 2019.

    “Untuk mengisi kekosongan satu pimpinan KPK, menurut kami harus melalui pembentukan panitia seleksi (pansel) sebagaimana diatur Pasal 30 ayat (2) UU KPK,” kata dia.

    Disisi lain, anggota Komisi III Partai NasDem Taufik Basari mengaku belum bisa mengambil sikap dikarenakan banyaknya masalah etik yang melibatkan pimpinan KPK saat ini. Dirinya hanya berharap pimpinan baru selanjutnya bisa lebih baik.

    “Sehingga apabila kita ingin ganti pimpinan tersebut, maka harapannya harus lebih baik,” ujarnya.

    Baca juga:

    Firli Bahuri dinonaktifkan dari jabatan Ketua KPK karena terjerat kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Setelah itu, saat proses etik di Dewan Pengawas (Dewas) KPK tengah berlangsung, Firli memutuskan mengundurkan diri.

    Saat ini, Ketua Sementara KPK dijabat oleh Nawawi Pomolango. Ia didampingi tiga wakil ketua, yakni Alexander Marwata, Johanis Tanak, dan Nurul Ghufron. (red)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *