Jakarta, Intra62.com –
Selasa siang ini, gempa tektonik bermagnitudo 6,4 mengguncang daerah Sinabang, Aceh. Getaran dirasakan di beberapa wilayah di Sumatera Utara, termasuk Kota Medan, menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Di Jakarta, Selasa, Rahmat Triyono, Pelaksana Tugas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, menyatakan bahwa gempa tersebut berpusat di laut pada kedalaman 26 kilometer, dari sekitar 69 kilometer arah tenggara Sinabang, Aceh.
Menurut analisis BMKG, gempa tersebut terjadi pada pukul 11.56.45 WIB dan disebabkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menuju ke bawah Lempeng Eurasia.
Gempa dirasakan pada skala IV MMI di Aceh Singkil, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, dan Simeulue. Di wilayah Nias dan Pinangsori, getaran dirasakan pada skala III–IV MMI.
Selain itu, guncangan juga dirasakan di Aceh Selatan, Meulaboh, Blang Pidie, Nias Utara, Medan, Tarutung, Aek Godang, dan Subulussalam dengan intensitas III MMI. Di Gunungsitoli, Aceh Tengah, Aceh Jaya, dan Gayo Lues, intensitas guncangan tercatat antara II dan III MMI, sementara di Bener Meriah, Banda Aceh, dan Aceh Besar tercatat intensitas II MMI.
BMKG mengklaim bahwa hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menyebabkan tsunami.
Pemantauan BMKG mencatat gempa susulan dengan magnitudo 3,2 hingga pukul 12.18 WIB. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait.
Baca Juga : BMKG: Gempa kecil mengguncang Kota Bandung pada Jumat siang.
Baca Juga : Gempa Teluk Tomini Disebabkan Oleh Subduksi Lempeng Laut Maluku, Menurut BMKG.
(Red).
