Jakarta, Intra62.com –
Pada Jumat siang, aktivitas sesar aktif menyebabkan gempa tektonik dengan magnitudo 2,9 mengguncang wilayah Kota Bandung, Jawa Barat.
Menurut Teguh Rahayu, Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6.86 LS dan 107.74 BT, atau tepatnya di Kota Bandung pada kedalaman 5 km.
Teguh mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dia berikan di Bandung, “Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif wilayah setempat, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya. ”
Dia mengatakan bahwa beberapa orang merasakan gempa bumi dengan intensitas II hingga III MMI di Kota Bandung. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda ringan yang digantung bergoyang, dirasakan dalam rumah, dan terasa seperti truk berlalu.
Hingga saat ini, belum ada laporan tentang kerusakan bangunan yang disebabkan oleh gempa bumi tersebut.
Dia menyatakan bahwa data dari BMKG menunjukkan bahwa hingga pukul 14.03 WIB, belum ada gempa bumi susulan.
Orang-orang diminta untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh masalah yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Teguh mengingatkan masyarakat bahwa informasi resmi hanya dapat diperoleh dari BMKG dan disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah diverifikasi.
Masyarakat diminta oleh BMKG untuk tetap tenang dan menyiapkan kesiapsiagaan, seperti menyiapkan bangunan yang tahan gempa, menyiapkan tas siaga bencana, dan berlatih untuk melindungi diri selama gempa.
Dia menambahkan, “Perkuat juga mitigasi bencana baik struktural maupun kultural dan melakukan edukasi secara masif tentang potensi gempa dan dampak serta mitigasinya.”
Baca Juga :BMKG Memperingatkan Hingga 4 Februari 2026, Ada Kemungkinan Hujan Lebat di NTT.
Baca Juga : Gempa Teluk Tomini Disebabkan Oleh Subduksi Lempeng Laut Maluku, Menurut BMKG.
(Red).
