Jakarta, Intra62.com – Pernyataan Rocky Gerung terkait serangan terhadapa Presiden Jokowi sebagai kepala negara, PDI Perjuangan mengutuk Rocky atas pernyataannya itu. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pernyataan rocky tersebut merupakan hasutan publik dan menghina presiden.
“Kami menilai pernyataan yang mengatakan Presiden itu sebagai “bajin**n yang tol**” merupakan degradasi nalar, kemandulan akal sehat, serta puncak kerusakan akhlak. Rocky secata sadar telah berusaha menghasut publik dengan kata-kata sangat menghina, tendesius dan nirbudi pekerti,” terang Hasto, Selasa (1/8/2023).
Hasto menegaskan, bahwa PDIP menghormati setiap perbedaan pendapat didalam negara demokrasi yang mana hal tersebut juga termasuk kultur kepemimpinan Jokowi. Namun, dirinya menilai apa yang dilakukan Rocky lebih ke arah penghinaan teradap Presiden.
“Apa yang dilakukan saudara Rocky Gerung telah masuk dalam kategori penghinaan terhadap Presiden Jokowi, dan tidak bisa dikatakan sebagai kritik. Bahkan telah masuk kategori ujaran kebencian. PDIP mendesak Rocky untuk segera meminta maaf. Jangan memanfaatkan kebaikan Presiden Jokowi yang telah membangun kultur demokrasi yang memberikan respek kebebasan berpendapat serta berorganisasi. Tepapi malah dipakau untuk mencela Presiden dengan cara yang tidak keberadaban,” tegas Hasto Kristiyanto selaku Sekjen PDIP.
Baca juga:
- Pernyataannya Dinilai Hina Presiden Jokowi, Rocky Gerung Dilaporkan
- Bantuan Dana Parpol dari Pemerintah Rp 28 Miliar Diterima PDIP
Hasto mengungkapkan bahwa pihaknya akan meminta Badan Bantuan Hukum untuk menyiapkan opsi gugatan kepada Rocky Gerung atas pernyataannya yang banyak kami diamkan, namun semakin hari semakin tidak menggambarkan intelektualitasnya dengan pernyataannya yang sangat sembarangan.
“Pak Jokowi bukan hanya sebagai Presiden RI. Beliau juga adalah kader kami. Jika ada yang merendahkan harkat dan martabat Presiden kami, partai berdiri di depan, tegasnya. (red)
