Jakarta , Intra62.com . Presiden China Xi Jinping akan kucurkan pinjaman 1.577 Triliun di BRI ( Belt and Road Initiative ) . Hal ini diungkapkan oleh Xi jinping di depan para hadirin Meeting BRI di China , yang juga diikuti seksama oleh Presiden jokowi , Rabu ( 18/9/2023 )
Dua Bank besar China juga akan support yaitu China Development Bank dan Bank Ekspor Impor China . Masing-masing akan kucurkan dana 759 T dan 175 T yang sudah siap standby untuk proyek – proyek BRI tersebut .
BRI merupakan metode pembiayaan baru untuk proyek proyek infrastruktur bagi negara berkembang di seluruh dunia . Gagasan pembangunan ini dipelopori oleh Xi jinping untuk menjalin hubungan lebih erat antara Afrika , Asia , Amerika Latin dan Timur Tengah .
Pinjaman yang cukup besar ini mencakup ke seluruh dunia akan mengganggu neraca keuangan negara-negara miskin . Kritik yang tajam ini disampaikan oleh negara-negara barat . Pihak barat menyorot bahwa hutang itu akan membebani negara miskin yang pada akhirnya mengambil aset dan kendali pemerintahan negara tersebut .
Baca juga : Investasi China di Tanah Ulayat Pulau Rempang
Meski demikian ,pendapat barat tersebut dibantah oleh Presiden Rusia , Vladimir putin memuji Xi jinping dan mendukung program BRI tersebut . Proyek proyek BRI ini berorientasi ke masa depan , Ekonomi global ini sangat penting agar tercipta kehidupan dunia yang lebih adil , ” ujarnya .
Dukungan atas proyek proyek BRI juga mendapatkan perhatian dari sekjend PBB Antonio Guterres ungkap agar proyek proyek BRI mengacu kepada proyek yang ramah lingkungan . Terlebih soal transisi energi dari Bahan bakar fosil ke energi yang lebih ramah dan hemat untuk kehidupan dunia , ” ungkap Guterres .
( Tim red )
