Jakarta, Intara62.com – Pada Rabu (3/12), diumumkan bahwa Asian Development Bank (ADB) telah menyetujui pinjaman 300 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp16.632) untuk membangun jalan tahan bencana yang membentang sekitar 72 kilometer di pesisir selatan Pulau Jawa. Tujuan dari proyek ini adalah untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pembangunan ekonomi di daerah tersebut.
ADB mengatakan bahwa pinjaman 300 juta dolar AS akan mendanai proyek untuk memperbaiki jalan tanah sempit yang ada dengan jalan tembus. Jalan tembus ini saat ini menghubungkan daerah pertanian di Kabupaten Jember ke Kabupaten Banyuwangi di Jawa Timur dalam waktu delapan jam.
Jalan-jalan baru ini akan memangkas waktu tempuh menjadi sekitar dua jam dan meningkatkan akses ke layanan, pendidikan, dan peluang ekonomi. Mereka juga akan menghubungkan masyarakat di kedua wilayah tersebut dengan pusat ekonomi dan pasar.
Menurut ADB, proyek jalan tersebut menggunakan strategi adaptasi perubahan iklim, seperti meningkatkan kapasitas struktur hidraulik untuk mengurangi risiko banjir, perlindungan lereng biorekayasa dengan solusi berbasis alam, dan jembatan tahan iklim untuk memberikan akses alternatif saat cuaca ekstrim terjadi.
Dengan proyek ini, daya saing negara akan meningkat dan ketahanan infrastrukturnya akan diperkuat. Menurut bank pemberi pinjaman multilateral, proyek ini akan membantu menyeimbangkan pembangunan ekonomi antara wilayah utara dan tengah Pulau Jawa yang sudah terhubung dengan pesisir selatan, tetapi di mana masyarakat petani memiliki akses jalan yang terbatas ke pasar dan layanan.
Bank tersebut menyatakan bahwa proyek jalan menunjukkan kesetaraan gender dan pemberdayaan ekonomi perempuan dengan menyediakan setidaknya 10 persen pekerjaan konstruksi terampil untuk perempuan dan menerapkan program keselamatan jalan yang komprehensif untuk perempuan, anak-anak, dan penyandang disabilitas.
Baca Juga : Dana ADB Sebesar Rp4,99 Triliun Untuk Pembangunan Jalan Tangguh Bencana Selatan Jawa.
(Red).
