• Tue. May 26th, 2026

Dana ADB Sebesar Rp4,99 Triliun Untuk Pembangunan Jalan Tangguh Bencana Selatan Jawa.

ByBunga Lestari

Dec 3, 2025

Jakarta, Intra62.com – Untuk pembangunan jalan tangguh bencana sepanjang sekitar 72 kilometer di pesisir selatan Pulau Jawa, Asian Development Bank (ADB) menyetujui pinjaman senilai 300 juta dolar AS, atau sekitar Rp4,99 triliun.

Tujuan proyek ini adalah untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di bagian selatan Jawa.

Direktur ADB untuk Indonesia Bobur Alimov menyatakan dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Rabu bahwa proyek jalan ini akan mengatasi kesenjangan infrastruktur penting antara koridor utara Jawa yang sudah berkembang dengan wilayah selatan Jawa.

Jalan Trans Jawa Selatan-Selatan, juga dikenal sebagai Trans Jawa Selatan-Selatan, akan memperbaiki jalan tanah yang lebih sempit saat ini dan menyambungkannya secara keseluruhan.

Saat ini, waktu perjalanan dari wilayah pertanian di Kabupaten Jember ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mencapai hingga delapan jam.

Dengan adanya jalan baru, diperkirakan waktu tempuh akan berkurang sekitar dua jam. Ini akan membuat masyarakat lebih mudah mendapatkan pasar, sekolah, dan peluang ekonomi.

 

Menurut Alimov, langkah-langkah yang diterapkan untuk adaptasi perubahan iklim termasuk meningkatkan kapasitas struktur hidraulis untuk mengurangi risiko banjir, melindungi lereng dengan solusi berbasis alam, dan membangun jembatan tangguh iklim yang dapat digunakan saat cuaca ekstrim.

Upaya ini adalah bagian dari tanggung jawab Indonesia dalam Kesepakatan Paris.

Selain itu, Alimov menyatakan bahwa proyek tersebut akan mendukung Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional dari 2025 hingga 2045 serta strategi kemitraan negara ADB untuk Indonesia dari 2025 hingga 2029.

Selain meningkatkan persaingan, pembangunan jalan tangguh ini diharapkan untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi di kawasan utara-tengah Jawa, yang sudah terhubung dengan pesisir selatan yang masih kekurangan akses jalan.

Melalui pembagian minimal 10 persen pekerjaan konstruksi terampil kepada perempuan, ADB menekankan aspek kesetaraan gender.

Program keselamatan jalan akan disesuaikan dengan kebutuhan perempuan, anak-anak, dan penyandang disabilitas serta dilengkapi dengan pelatihan masyarakat tentang cara menggunakan jalan secara aman.

Baca Juga : RUU Danantara Dan RUU Kejaksaan Dicabut Dari Prolegnas 2026 Oleh Baleg DPR.

(Red).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/