• Sat. Apr 18th, 2026

Pendopo dan ruang Dinas Pemerintah Kota Tulungagung diperiksa oleh KPK.

ByBunga Lestari

Apr 16, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Kamis, rumah dinas bupati dan beberapa ruang kerja di kantor dinas pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sejak melakukan pemeriksaan di sekitar pendopo kabupaten dan kantor pemerintah kabupaten Tulungagung, penyidik KPK dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok langsung menuju pendopo dan kantor Dinas PUPR sejak pagi sekitar pukul 08.30 WIB.

Tim penyidik KPK menggunakan tiga mobil Innova reborn warna gelap di pendopo, dan satu lagi bergerak ke kantor PUPR.

Endra Wibawa, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPrR) Kabupaten Tulungagung, mengkonfirmasi awak media di Tulungagung, mengatakan, “Iya, hari ini ada kegiatan APH (aparat penegak hukum) melakukan monitoring di kantor PUPR.”

Berita beredar bahwa penyidik KPK segera meninjau ruang yang disegel. Endra membantah berita ini dengan mengatakan bahwa empat ruang di PUPR masih tersegel dan penyidik KPK belum membukanya.

Selain itu, ruang Bagian Pengadaan dan Jasa (BPJ) yang terkunci tetap terbuka hingga pukul 11.00 WIB.

Tim penyidik KPK yang diawasi terus melakukan penggeledahan tertutup di kompleks pendopo, yang juga merupakan kantor dinas bupati.

Hanya tim keamanan pendopo yang melindungi pintu gerbang, sehingga wartawan tidak dapat melihat ke dalam.

Terdapat tiga mobil Innova warna gelap yang diperkirakan membawa tim KPK yang masih terparkir di depan pendopo. Di sisi lain, mobil patroli polisi SUV terparkir di jalur menuju pintu keluar.

Kepala Dinas Pemadam dan Keselamatan Kabupaten Tulungagung, Lugu Tri Handoko, mengatakan kepada awak media, “Tadi (tidak sengaja) melihat orang KPK di dalam.”

Dia mengatakan bahwa ketika dia dipanggil oleh Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, dia salah mengetahui tentang keberadaan tim KPK.

Meskipun dia disarankan untuk pergi ke pendopo, pelaksana tugas bupati berada di kantor Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Penggeledahan ini adalah yang pertama dilakukan oleh tim penyidik KPK sejak penangkapan Bupati Gatut Sunu Wibowo beberapa waktu lalu.

Mereka ditangkap karena dugaan korupsi pemerasan terhadap pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Tulungagung dengan nilai miliaran rupiah.

Baca Juga : Dalam Kasus K3 Kemnaker di Sleman, KPK Memanggil Enam Saksi.

Baca Juga : KPK Menyoroti Potensi Korupsi di KEK Galang Batang Kepri.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/