Jakarta, Intra62.com –
Karena Kepulauan Seribu memiliki potensi besar untuk menjadi masa depan baru ibu kota, terutama dalam hal pertumbuhan ekonomi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mendukung pembangunan wilayah tersebut.
Di Balai Kota, Kamis, Pramono menyatakan, “Saya selalu mengatakan bahwa Pulau Seribu adalah salah satu masa depan Jakarta yang harus dikelola dan dirawat dengan baik. Itu akan menjadi masa depannya Jakarta.”
Pria yang sering disebut Pram mengatakan bahwa pembangunan Jakarta selama ini terkonsentrasi di wilayah daratan. Ia juga mengatakan bahwa Kepulauan Seribu saat ini tidak memiliki potensi yang cukup untuk dimanfaatkan.
Dia menyatakan bahwa Kepulauan Seribu memiliki banyak peluang untuk berkembang, terutama dalam hal pariwisata dan ekonomi.
Pemprov DKI Jakarta mendorong penataan dan pengembangan wilayah tersebut untuk membuatnya lebih menarik dan bersaing.
Rebranding atau menciptakan citra baru untuk wilayah tersebut agar lebih dikenal luas adalah salah satu tindakan yang diambil.
Pengembangan Kepulauan Seribu adalah bagian penting dari rencana besar Jakarta untuk menjadi kota global.
Pramono menyatakan, “Kalau dipersiapkan dari sekarang, maka Jakarta, mudah-mudahan, akan menjadi lebih baik.”
Dia juga meminta setiap daerah di Jakarta untuk menjadi pusat pembangunan tertentu. Misalnya, Jakarta Pusat harus menjadi pusat pemerintahan, Jakarta Selatan harus menjadi pusat ekonomi baru, dan Kepulauan Seribu harus menjadi kawasan unggulan berbasis potensi wilayah.
Prabono menegaskan bahwa setiap proyek pembangunan di daerah, termasuk pembangunan Kepulauan Seribu, harus sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.
Dia menyatakan bahwa pemerintah daerah tidak dapat beroperasi secara mandiri tanpa mengikuti tujuan nasional.
Pramono menyatakan bahwa visi daerah harus sejalan dengan visi pusat. Tidak ada yang kemudian visi pusat A atau visi daerah Z itu ngawur banget. Artinya, tidak paham dalam pemerintahan.
Baca Juga : Aturan Hak Penamaan Dibuat oleh Pramono di Halte Hingga Stasiun.
Baca Juga : Di tengah konflik Iran-Israel, Pramono pastikan stok pangan DKI aman.
(Red).
