Jakarta , Intra62.com . Pencak Silat Tradisi Jadi Sorotan di Ulang Tahun Jakarta ke-458 . Hotel Borobudur Jakarta dengan penuh kebanggaan menggelar Pagelaran Pencak Silat Tradisi Betawi untuk merayakan HUT ke-458 Kota Jakarta dan rangkaian acara Discover Betawi Park di Kalsel. Acara ini menggugah hati dan merupakan bentuk nyata komitmen terhadap pelestarian budaya lokal.
Kegiatan ini merupakan penghormatan terhadap warisan budaya tak benda dunia yang diakui oleh UNESCO pada tahun 2019. Pencak silat Indonesia, yang dulunya dipandang sebelah mata, kembali ke panggung kehormatan sebagai sarana pertahanan diri dan simbol identitas dan kebanggaan budaya bangsa.
Salah satu inisiator kegiatan mengatakan, “Budaya Betawi sangat kaya, tetapi tidak selalu tampak di ruang publik. Melalui acara ini, kami ingin menegaskan bahwa budaya Betawi harus hadir. Tidak hanya di kampung-kampung, tetapi juga di ruang eksekutif seperti ini.”
Sejak 2016, pagelaran ini merupakan bagian dari gerakan budaya yang sudah berlangsung. Beberapa contohnya termasuk Tangsi 1000 Pangsi di Car Free Day dan partisipasi aktif dalam tim nasional pengusulan pencak silat ke UNESCO. Kegiatan ini memenuhi empat kriteria UNESCO: pengempu, agenda rutin, komunitas aktif, dan literasi.
Hotel Borobudur Jakarta memainkan peran penting dalam pelestarian budaya dengan menyediakan ruang . Dan membangun panggung yang mempromosikan pencak silat sebagai bagian dari napas kebudayaan nasional.
Diharapkan bahwa tindakan ini akan menjadi inspirasi bagi hotel dan lembaga lain di Jakarta dan Indonesia untuk merawat dan mempromosikan budaya lokal dalam konteks kontemporer.
Betawi adalah pohon salam dengan tujuh daun. Panitia dengan penuh harapan menyimpulkan, “Budayanya berlapis, indah, dan patut kita rawat bersama.
Baca juga : Budaya Betawi Wajib Ditampilkan Pada Sepuluh Hotel Bintang Lima Di Jakarta
(supri-red)
