• Fri. Apr 17th, 2026

Keluarga dorong pemindahan museum Benyamin Sueb di Kemayoran

ByAF

Apr 3, 2026
Keluarga dorong pemindahan museum Benyamin Sueb di Kemayoran

Jakarta, Intra62.com . Keluarga besar Benyamin Sueb, seniman Betawi terkenal, mendorong pemindahan Museum Benyamin Sueb . Yaitu ke kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, dengan pengelolaan langsung oleh Sekneg.

Pandangan yang mendasari usulan ini adalah bahwa Benyamin Sueb telah diakui sebagai tokoh budaya nasional yang membawa citra . Dan budaya Betawi ke panggung nasional dan internasional.

H Biem Triani Benjamin,kelahiran 13 Maret 1964, dengan beristri Wahyuning Prihantini dikarunia 5 putra – putri . Ia adalah sosok tokoh budaya yang sekaligus pengusaha, menyatakan bahwa dia berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta . Tentunya akan memberikan kesempatan kepada keluarga untuk berbicara tentang pengelolaan museum.

Seperti yang dikatakan Biem kepada awak media , “Ini masih sebatas wacana dulu sebagai anak dari Babeh, untuk dikelola Sekneg. Karena kan Babeh itu masuk kategori tokoh budaya nasional, seyogyanya memang seperti itu.”

Selain pengelolaan, keluarga berharap Sekretariat Negara mengajak percakapan tentang perpindahan museum dari kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Yaitu ke kawasan strategis nasional Kemayoran.

Biem menyatakan, “Perpindahan museum dari Jatinegara, yang saat ini difasilitasi Pemprov DKI, ke Kemayoran lokasi Sekneg.”

Biem, yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra dari 2014 hingga 2019 dan anggota DPD RI dari 2004 hingga 2007. Ia mengatakan bahwa ide itu muncul setelah berbicara dengan banyak akademisi dan budayawan Betawi.

Menurutnya, berdasarkan diskusi dengan aktivis dan pemerhati budaya serta penilaian akademisi, ketika museum dipindahkan ke Kemayoran dan dikelola oleh Sekneg. Hal itu akan meningkatkan statusnya menjadi tingkat nasional. Selain itu, di Kemayoran sudah ada Jalan Benyamin Sueb, yang jelas menunjukkan bahwa dia adalah tokoh budaya nasional asal Betawi.

Selain itu, ia mengingatkan kembali pembukaan Taman Benyamin Sueb di Jatinegara oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada tahun 2018.

Tokoh Budaya Betawi

Menurutnya, Kemayoran lebih strategis karena sering menjadi tempat berbagai agenda nasional dan internasional, seperti pameran besar dan Expo Kemayoran.

Sementara itu, Balham Wadja Siagian, seorang aktivis dan pemerhati budaya Nusantara. Sekaligus Ketum DPP AWDI  menganggap wacana tersebut sebagai tindakan yang logis dan visioner.

Salah satu contohnya adalah kawasan nasional seperti Kemayoran, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Senayan.

Dia menyatakan bahwa, meskipun Pemprov DKI Jakarta telah memberikan tempat dan mengangkat tokoh budaya Betawi melalui museum, tidak salah jika Sekneg kemudian diambil alih untuk naik kelas ke tingkat nasional.

Film, musik, lenong, dan karya lainnya dari Benyamin Sueb memungkinkan budaya Betawi dikenal secara internasional dan nasional. Ketika pemerintah pusat ikut mengelola, ini justru bentuk penghargaan tertinggi negara, kata Bahlam.

Sosok Benyamin kata Bahlam juga dikenal sebagai seorang seniman yang senang mengeksplorasi metode kreatifnya tanpa mengorbankan tradisi Betawi.

Baca juga : PT CACS Perdana Halal Bihalal Bersama Anak Yatim

( Anisa – red )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/