Jakarta, Intra62.com –
Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina berkampanye untuk menambahkan layanan Mecca Route di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, agar proses pemberangkatan jamaah haji lebih mudah.
“Sampai saat ini, semua berjalan dengan baik, tetapi memang catatan kami bahwa untuk ke depan, dari Bandara Embarkasi Kertajati ini harus ada pelayanan Mecca Route,” kata Selly di BIJB Kertajati Majalengka, Rabu.
Ia mengatakan bahwa rute Mecca sangat penting untuk mempersingkat proses keimigrasian, terutama saat jamaah haji tiba di Bandara Madinah, Arab Saudi.
Menurut Selly, layanan ini memungkinkan setiap calon haji untuk langsung menuju bus dan hotel tanpa melalui antrean pemeriksaan keimigrasian.
Saat ini, jamaah calon haji dari Embarkasi Kertajati masih perlu menjalani pemeriksaan keimigrasian sebelum mereka tiba di Arab Saudi.
Selly mengatakan bahwa empat embarkasi (Soekarno-Hatta, Solo, Makassar, dan Surabaya) sekarang memiliki layanan Mecca Route baru.
Dia mengatakan, “Ini menjadi catatan saya agar pola Mecca Route ini jangan hanya diterapkan di empat embarkasi yang sudah berlangsung, tetapi juga bisa diterapkan di beberapa embarkasi lainnya.”
Sebaliknya, ia menyatakan bahwa pemberangkatan kloter pertama dari Embarkasi Kertajati selama musim haji tahun ini berjalan lancar.
Ia menyatakan bahwa sekitar 445 orang telah diangkat untuk haji, dan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, sebagai dukungan pemerintah, menghadiri acara tersebut.
Secara keseluruhan, Selly memastikan bahwa layanan calon haji, mulai dari asrama hingga proses di bandara, telah berjalan sesuai harapan.
Selain itu, Nuril Huda, Executive General Manager BIJB Kertajati, menyatakan bahwa operasional pemberangkatan haji di bandara tersebut mencapai 40 kelompok terbang (kloter) pada 2026, meningkat dari 28 kloter pada 2025.
Dia juga menyatakan bahwa dari sebelumnya sekitar 10 daerah, cakupan pelayanan di Jabar meningkat menjadi 19 kabupaten dan kota.
Nuril menyatakan bahwa dengan pembangunan Asrama Haji di Indramayu hampir selesai dan kapasitas bandara yang dapat menerima hingga 18 pergerakan pesawat per jam, masih ada peluang untuk penambahan wilayah di masa depan.
Dia menyatakan, “Jadi yang perlu teman-teman ketahui bahwa kapasitas notifikasi bandara (NAC) kami, atau kapasitas bandara untuk melayani suatu penerbangan itu, dapat mencapai 18 pergerakan per jam (take-off/landing).”
Baca Juga : Komisi X DPR Meminta Agar Pemerintah Memperketat UTBK dan SNBT Mencegah Kecurangan.
Baca Juga : Kasus Fadia Arafiq, KPK Memanggil Wakil Ketua DPRD Pekalongan.
(Red).
