Jakarta , Intra62.com . Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan bahwa pemerintah Pakistan menetapkan 20 Mei sebagai hari berkabung . Sehubungan dengan wafatnya Presiden Iran Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter.
PM juga mengumumkan bahwa bendera setengah tiang akan dipasang di seluruh negeri.
Pada hari Senin, Wakil Presiden Iran Mohsen Mansouri membenarkan laporan media bahwa Presiden Raisi dan rombongannya . Termasuk Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian, meninggal dalam kecelakaan helikopter di barat laut Iran.
Kurang dari sebulan yang lalu, Pakistan dengan senang hati menerima Presiden Raisi dan Menteri Luar Negeri Hossein Amir Abdollahian untuk kunjungan bersejarah. Di medsos X, PM menyatakan bahwa mereka adalah kawan baik Pakistan.
Selanjutnya, dia menyatakan bahwa Pakistan akan menetapkan hari berkabung dan mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden Raisi . Dan sejumlah pejabat senior lainnya, serta sebagai bentuk solidaritas dengan saudara-saudara Iran.
Baca juga : DPP AWDI Setuju Statemen Pak Jokowi , 5 x Jadi Presiden Masih ada PR Negara belum tuntas.
Seperti diketahui bersama bahwa setelah dilaporkan bahwa sebuah helikopter yang membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi melakukan “pendaratan keras”, Amerika Serikat mengumumkan bahwa mereka memantau dengan cermat perkembangan saat ini.
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS menyatakan, “Kami mengikuti dengan cermat laporan kemungkinan pendaratan keras sebuah helikopter di Iran yang membawa presiden dan menteri luar negeri Iran. Kami tidak memiliki komentar lebih lanjut saat ini.”
Karena pendaratan darurat helikopter yang membawa Raisi dan delegasinya, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev menyatakan keprihatinannya yang mendalam.
Pada platform X, Aliyev menyatakan, “Hari ini, setelah bertemu dengan Presiden Republik Islam Iran, Ibrahim Raisi, kami sangat khawatir dengan pemberitaan bahwa helikopter yang membawa delegasi tinggi melakukan pendaratan darurat di Iran.”
Doa kami kepada Tuhan Yang Maha Kuasa menyertai Presiden Ibrahim Raisi dan timnya. Sebagai negara tetangga yang bersahabat dan bersaudara, Republik Azerbaijan siap memberikan apa pun yang diperlukan untuk membantu.
red
