Jakarta, Intra62.com – Sekretariat Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras penyerbuan Masjid Al Aqsa oleh Itamar Ben-Gvir, kepala keamanan sayap kanan, yang dilakukan oleh pasukan pendudukan zionis Israel.
Baca Juga : Amerika Serikat Mempertimbangkan Berbagai Strategi Menekan Iran, Termasuk Serangan Udara.
OKI menganggap tindakan tersebut sebagai lanjutan dari pelanggaran terus menerus dan upaya ilegal untuk mengubah hukum dan status quo historis Masjid ini.
Baca Juga : Dubes AS Kunjungi Yordania dan Israel bahas strategi perdamaian di Gaza
OKI menegaskan lagi bahwa Israel, sebagai negara pendudukan, tidak memiliki kedaulatan atas Kota Yerusalem yang diduduki dan situs-situs suci Islam dan Kristen di wilayah tersebut.
Baca Juga : Israel Tetap Mengikuti Eurovision 2026, Tetapi Spanyol Menolaknya.
OKI menekankan bahwa Masjid Al Aqsa, yang memiliki luas sekitar 144 dunum, atau 144 ribu meter persegi, adalah tempat ibadah eksklusif bagi umat Islam.
Baca Juga : Israel Tetap Mengikuti Eurovision 2026, Tetapi Spanyol Menolaknya.
OKI juga meminta komunitas internasional untuk mengambil tanggung jawabnya dan meminta Israel menghentikan semua pelanggaran dan kejahatan yang terus dilakukan di wilayah pendudukan Palestina, termasuk Yerusalem.
Baca Juga : Hamas: Israel Telah Melanggar Gencatan Senjata Di Jalur Gaza Sebanyak 813 Kali.
Baca Juga : Kemdagri Venezuela Menyatakan 100 Orang Tewas Akibat Dari Serangan Militer AS.
Baca Juga : UNIFIL Protes Keras, Tank Israel Tembaki Pasukan PBB di Lebanon
(Red).
