• Thu. Apr 23rd, 2026

Program IKAN Ditambahkan ke Lima Mata Pelajaran di Sekolah Babel oleh BNN.

ByBunga Lestari

Apr 23, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Untuk meningkatkan pencegahan narkotika bagi siswa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Badan Narkotika Nasional (BNN) RI memasukkan Program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) dalam lima mata pelajaran di sekolah-sekolah di daerah itu.

Di Pangkalpinang, Kamis, Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto menyatakan, “Ini bisa membuka mata, edukasi yang kuat, sehingga para siswa memiliki ketahanan diri untuk berani menyatakan say no to drugs.”

Ia menyatakan bahwa program terbaru dari Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) adalah Program IKAN. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pencegahan penggunaan narkoba di sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah sederajat di Kepulauan Babel.

Dia menambahkan, “Kami memasukkan Program IKAN ini ke dalam lima mata pelajaran, yaitu Agama, Olahraga, PPKN, Biologi, dan Fisika, untuk meningkatkan pemahaman para siswa tentang bahaya narkoba dan obat-obatan terlarang ini.”

Dia berterima kasih atas inisiatif BNN Provinsi Kepulauan Babel, yang didukung penuh oleh Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani, untuk meluncurkan Program IKAN. Program ini sejalan dengan tujuan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang lebih sehat, cerdas, kuat, dan bebas narkoba.

Dia menyatakan bahwa pencegahan dan pemberantasan narkoba ini sangat penting untuk mendukung program presiden yang sangat baik di masyarakat, seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan lainnya, untuk menciptakan anak-anak bangsa untuk hidup lebih sehat, cerdas, dan bebas narkoba.

Untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa ini, gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani mengatakan perang narkoba harus dimulai.

Dia berkata, “Narkoba ini adalah musuh bangsa yang harus diberantas bersama-sama, agar anak-anak kita ini tidak terpengaruh oleh barang haram ini.”

 

Agar Kepulauan Babel bebas dari narkoba, dia meminta semua bagian masyarakat untuk bekerja sama untuk memerangi penyebaran narkoba ini.

Dia menyatakan, “Saya mengajak tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk selalu memberi tahu masyarakat tentang bahaya narkoba ini.”

Baca Juga : BNNP Kepri memperhatikan distribusi Narkotika Melalui Laut dan Udara.

Baca Juga : Ini Sosok Dewi Astutik Buron Sabu Rp 5 T Yang Ditangkap BNN-Interpol Di Kamboja.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/