Jakarta, Intra62.com – Menurut Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), pihaknya menargetkan pengadaan pita lelang frekuensi 2,6 GHz akan dimulai akhir tahun ini.
Lautya menyatakan bahwa dalam upaya untuk meningkatkan konektivitas 5G di Indonesia, tender frekuensi 2,6 GHz akan dilakukan.
Dalam acara FEKDI x IFSE, Meutya menyatakan, “Mudah-mudahan untuk kejar akhir tahun ini, kita juga akan melakukan lelang 2,6 GHz untuk pembangunan 5G.”
Dengan bandwidth 190 MHz, pita frekuensi radio 2,6 GHz adalah salah satu pita mid-band yang memiliki kapasitas yang lebih besar.
Selain itu, pita frekuensi radio 2,6 GHz dengan mode Time Division Duplex (TDD) menempati peringkat kedua di ekosistem perangkat 4G dan 5G di seluruh dunia.
Untuk meningkatkan pengalaman internet Indonesia, Kemkomdigi menekankan pentingnya menambah pita frekuensi radio untuk mobile broadband.
Kemkomdigi akan menyiapkan pita frekuensi radio 2,6 GHz untuk memenuhi kebutuhan ini.
Setelah menyelesaikan proses lelang frekuensi 1,4 GHz, Kemkomdigi baru-baru ini mengumumkan pemenang.
Meutya berharap penjualan frekuensi berteknologi fixed wireless access ini akan memungkinkan akses internet rumah murah di Indonesia.
Dia berharap industri telekomunikasi akan bersatu, mendorong sektor swasta untuk berpartisipasi secara aktif dalam mempercepat pembangunan infrastruktur digital di Tanah Air.
Baca Juga : Wamenkomdigi Mengatakan AI Harus Digunakan Sebagai Partner Dalam Komunikasi Publik.
( Red ).
Baca Juga : Menaker Mendorong Generasi Muda Meningkatkan Kemampuan Mereka Menghadapi Tantangan Industri.
