Jakarta, Intra62.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berkomitmen untuk menjaga stabilitas fiskal . Sekaligus memastikan bahwa berbagai Prioritas Nasional akan dilaksanakan hingga 2027.
Dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin, Purbaya menyatakan bahwa Kementerian Keuangan terus menjaga kinerja fiskal. Untuk mendorong ekonomi tumbuh lebih tinggi melalui berbagai langkah strategis. Yaitu dalam rangka optimalisasi pendapatan, belanja yang berkualitas, dan pembiayaan yang inovatif.
Kemenkeu terus mengoptimalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah berlanjutnya ketidakpastian global.
Baca Juga : Ketum AWDI : Dukung Menteri Purbaya Melakukan Sidak Di Pelabuhan Tanjung Priok
Selain itu, tujuan APBN adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat . Dan mendukung transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Berbagai program utama, seperti Kebijakan Fiskal, Sektor Keuangan dan Ekonomi; Pengelolaan Penerimaan dan Belanja Negara; Pengelolaan Perbendaharaan, Kekayaan, dan Risiko Negara. Dan Program Dukungan Manajemen, adalah bukti komitmen ini.
Meskipun demikian, perhatian besar diberikan kepada beberapa program prioritas nasional, termasuk sekolah rakyat, pemberantasan penyelundupan, pengembangan Koperasi Desa. Dan Kelurahan Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan tiga juta rumah, peningkatan layanan kesehatan, dan penerapan program biodiesel B50.
Menkeu juga menegaskan bahwa kondisi perekonomian nasional tetap menunjukkan ketahanan yang kuat hingga 2026. Dengan pertumbuhan ekonomi triwulan I-2026 mencetak level 5,61 persen (yoy), inflasi terkendali, surplus neraca dagang yang bertahan selama 72 bulan, dan cadangan devisa yang memadai.
Pendapatan negara telah tumbuh 19,1 persen secara tahunan (tahun ke tahun/tahun). Belanja negara telah menyerap Rp1.365,4 triliun, atau tumbuh 34,4 persen secara tahunan. Dan untuk mencapai pembiayaan sebesar Rp379,4 triliun, defisit dan utang tetap di bawah batas aman dan terkelola.
Dengan mempertahankan keberlanjutan fiskal, pemerintah terus menjaga APBN sebagai alat penting untuk menjaga daya beli masyarakat. Menjaga stabilitas fiskal atau ekonomi, dan mempertahankan momentum pertumbuhan.
(Red).
