• Thu. Jun 18th, 2026

Ilmuwan Undip pakai limbah untuk membuat terumbu karang

ByAF

Jun 18, 2026
Ilmuwan Undip pakai limbah untuk membuat terumbu karang

Semarang, Intra62.com  –  Ilmuwan Undip pakai limbah untuk membuat terumbu karang.  Teknologi terumbu karang buatan manusia (AFA) diciptakan oleh peneliti dari Universitas Diponegoro Semarang. AFA terbuat dari limbah industri yang diolah kembali menjadi struktur yang ramah lingkungan untuk habitat biota laut.

Di Semarang, Kamis, ketua tim peneliti Prof Munasik menyatakan bahwa teknologi ini merupakan solusi kreatif yang secara berkelanjutan. Yaitu membantu rehabilitasi ekosistem, meningkatkan produktivitas perikanan.  Dan memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

Teknologi ini telah dipilih secara resmi untuk bergabung dengan Program Lab2Market 2026. Sebuah program nasional yang bertujuan untuk mempercepat hilirisasi dan komersialisasi hasil riset perguruan tinggi di Indonesia.

Inovasi berbasis riset memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi produk atau solusi yang dapat diterapkan di masyarakat dan industri. Program Lab2Market adalah wadah strategis untuk inovasi ini.

Dia menyatakan bahwa selama pengembangannya, AFA mencapai tingkat kesiapan teknologi (TRL) 7–8 dan telah diuji di sejumlah wilayah pesisir Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa hasil observasi menunjukkan bahwa keanekaragaman hayati meningkat. Yaitu ada lebih banyak ikan, dan bahwa habitat laut menjadi lebih kompleks dan produktif.

Dia menyatakan bahwa selain memberikan manfaat ekologis, teknologi tersebut juga dianggap lebih ekonomis karena biaya produksinya lebih rendah daripada produk terumbu buatan impor.

Tim AFA akan menerima dukungan komprehensif melalui Program Lab2Market 2026. Termasuk validasi pasar, perbaikan model bisnis, peningkatan hak kekayaan intelektual. Juga pengembangan strategi komersialisasi, dan pembentukan jaringan investor.

Diharapkan bahwa dukungan ini akan mempercepat penerapan AFA sebagai teknologi unggulan dalam pemulihan ekosistem laut dan pertumbuhan ekonomi biru nasional.

Ia mengatakan bahwa pencapaian ini mendorong tim peneliti untuk terus melakukan riset agar temuan mereka dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

Pengembang AFA dari akademisi dan praktisi Undip

Dia mengatakan, “Kami bersyukur AFA telah terpilih dalam program Lab2Market 2026. Ini menjadi peluang besar untuk memperkuat proses hilirisasi inovasi yang telah kami kembangkan.”

Ia ingin AFA menjadi hasil penelitian yang dapat membantu pemulihan ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Tim pengembang AFA terdiri dari akademisi dan praktisi Undip dari berbagai bidang. Termasuk ekologi laut, teknologi perikanan, rekayasa konstruksi, sistem produksi, dan pengawasan lingkungan.

Selain itu, inovasi ini sejalan dengan komitmen Undip untuk mendukung pembangunan Ekonomi Biru dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Dan terutama Tujuan Ke-14 yang berkaitan dengan pelestarian ekosistem laut.

Tim AFA akan menghadiri Kick-Off Lab2Market 2026, yang akan berlangsung di Jakarta pada 25-26 Juni 2026, sebagai bagian dari langkah-langkah program.

Baca juga : Menyoroti Kampus Bebas Narkoba Sambutan Japto Acara Alumni Resimen Mahasiswa UKI

( Anisa-red )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/