• Sun. Mar 15th, 2026

KSAL Memastikan Bahwa KRI Prabu Siliwangi-321 Akan beroperasi Hingga Awal April 2026.

ByBunga Lestari

Feb 12, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Menurut Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), KRI Prabu Siliwangi-321, yang merupakan kapal baru yang dibuat di Italia, akan tiba pada awal April 2026.

Saat berbicara kepada pers di Markas Puspomal, Jakarta Utara, Kamis, Ali mengatakan bahwa KRI Prabu Siliwangi telah berangkat kemarin. Kemudian, ia akan melalui jalur Afrika dan mungkin tiba di Indonesia awal April.

Ali menyatakan bahwa personel TNI AL telah memperoleh pelatihan sebelumnya di Italia untuk mengendarai kapal buatan galangan Fincantieri.

KRI Prabu Siliwangi-321 telah melakukan beberapa latihan dan uji tembak di laut Italia sebelum berangkat dari Italia ke Indonesia.

Ali dikatakan berhasil menjalani semua latihan dan uji coba itu.

Ali menyatakan bahwa setelah tiba di Indonesia, KRI Prabu Siliwangi-321 diharapkan dapat bergabung dengan KRI Brawijaya-320, kapal AL dengan galangan dan jenis yang sama di Koarmada II.

Sebelum itu, Selasa (27/1), KRI Prabu Siliwangi-321 melakukan uji tembak meriam 127 mm di Base Nevale Della, Spezia, Italia.

Menurut siaran pers resmi yang dirilis di Jakarta, latihan tersebut dilakukan untuk mempersiapkan kemampuan tempur KRI Prabu Siliwangi-321.

Dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul menyatakan bahwa penembakan meriam 127 mm dilakukan untuk meningkatkan kekuatan dan respons struktur kapal terhadap beban dan getaran yang dihasilkan oleh tembakan.

Tunggul menyatakan bahwa upaya ini sekaligus memverifikasi kesiapan sistem senjata dari segi mekanis, elektrikal, dan keselamatan.

Tunggul menyatakan bahwa acara tersebut sekaligus merupakan uji coba penembakan pertama dari Meriam 127 mm sebagai bagian dari pengujian struktur kapal dan sistem senjata.

Uji tembak itu menandai pertama kalinya kapal perang TNI AL menggunakan meriam berkaliber besar (kaliber di atas 120 mm) secara efektif. Sebelumnya, senjata jenis ini hanya digunakan pada korvet kelas Fatahillah.

Baca Juga : 249 WNI Yang Dipulangkan Dari Kamboja Dinilai Oleh Bareskrim Polri.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/