Jakarta, Intra62.com –
Untuk meningkatkan literasi dan perlindungan bahasa di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Pemerintah Kota (Pemkot) menjalin kerja sama strategis.
Menurut Hafidz Muksin, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen RI, fokus kerja sama ini adalah rendahnya indeks literasi nasional. Sinergi ini akan berkonsentrasi pada penggunaan buku-buku berkualitas tinggi di institusi pendidikan dan peningkatan kapasitas komunitas literasi Kota Kendari.
Setelah meneken MoU tentang Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah bersama Pemkot Kendari, Hafidz Muksin menyatakan, “Kerja sama ini menyasar upaya untuk meningkatkan literasi di Kota Kendari, salah satunya melalui pemanfaatan buku-buku berkualitas tinggi yang telah disusun dan dicetak oleh Badan Bahasa untuk satuan-satuan pendidikan.”
Menurutnya, budaya literasi di Indonesia umumnya sangat rendah, dan dengan kerja sama ini mereka akan berusaha meningkatkan literasi, terutama di Kota Kendari.
Menurutnya, salah satunya adalah bagaimana pemanfaatan buku-buku berkualitas tinggi yang telah dibuat dan dicetak oleh Badan Bahasa di satuan pendidikan, serta kolaborasi dan pemberdayaan komunitas literasi.
Selain itu, Hafidz Muksin mengatakan bahwa organisasinya saat ini berupaya mendukung literasi dengan memberikan bantuan pemerintah kepada beberapa Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Kendari. Diharapkan langkah ini dapat meningkatkan partisipasi komunitas dalam melestarikan budaya baca.
Dia mengatakan bahwa literasi dan peningkatan kemahiran berbahasa melalui Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) adalah komponen penting dari kerja sama.
Dia berharap UKBI ini secara luas diterapkan untuk siswa dan pendidik Kota Kendari sebagai standar kemahiran berbahasa Indonesia yang baik dan benar.
Wakil Wali Kota Kendari Sudirman juga menyatakan dukungan penuhnya terhadap inisiatif tersebut. Pemkot Kendari akan berkomitmen untuk membangun ruang publik yang mendukung kegiatan komunitas dan minat baca anak.
Kami memberikan dukungan terbaik kami atas nama pemerintah kota. Sudirman menyatakan bahwa mereka akan membangun ruang publik dan ruang interaksi untuk komunitas dan anak-anak mereka agar minat baca dan pelestarian bahasa daerah terus terjaga.
Baca Juga : Dorongan Kedaulatan Data Digital Melalui Kolaborasi Multipihak.
Baca Juga : PP Tunas Membantu Orang Tua Menjaga Masa Depan Anak Mereka.
(Red).
