• Thu. Apr 30th, 2026

Tiga Orang WNI Diduga Melakukan Penipuan Haji Ditangkap di Makkah Oleh Polisi.

ByBunga Lestari

Apr 30, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Polri menyelidiki laporan bahwa petugas keamanan Arab Saudi di Kota Makkah menangkap tiga warga negara Indonesia atas tuduhan penipuan pelayanan haji.

Menurut Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, Polri akan bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia serta KBRI untuk mengomunikasikan kasus tersebut dengan Kepolisian Arab Saudi karena locus (lokasi) kasus tersebut berada di Makkah, Arab Saudi.

Di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis, dia menyatakan bahwa kewajiban negara adalah juga memberikan bantuan hukum kepada WNI yang berhadapan dengan hukum di negara lain.

Selain itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan bahwa tiga WNI tersebut diduga melakukan penipuan dengan membuat dan mempromosikan dokumen palsu terkait haji.

“Mereka melakukan tindak pidana tersebut, kemudian ditangkap oleh pihak kepolisian Arab Saudi, dan tentu itu membutuhkan pendampingan dari kepolisian kita di Indonesia,” katanya.

Untuk menangani masalah ini, ia menyatakan bahwa pihaknya meminta personel Polri tambahan untuk berbicara dengan Kepolisian Arab Saudi mengenai aturan dan tata kelola haji di negara tersebut.

Sebelum ini, Kementerian Luar Negeri Indonesia menerima informasi dari Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) di Jeddah bahwa pada hari Selasa, 28 April, aparat keamanan Arab Saudi menangkap tiga orang yang diduga berkewarganegaraan Indonesia di Kota Makkah.

Direktur Pelindungan WNI Kemenlu RI Heni Hamidah menyatakan bahwa ketiganya diduga terlibat dalam praktik penipuan dan penggelapan terkait layanan haji ilegal, termasuk penyebaran iklan layanan haji palsu di media sosial.

Menurut Heni, petugas keamanan Arab Saudi juga menemukan sejumlah barang bukti, seperti uang, perangkat komputer, dan kartu haji yang diduga palsu. Dua dari tiga orang yang ditangkap dilaporkan menggunakan identitas petugas haji Indonesia saat ditangkap.

Heni menyatakan bahwa saat ini, KJRI di Jeddah, bekerja sama dengan pemerintah setempat, sedang memverifikasi identitas para pelaku untuk mengawal proses hukum selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga : Sepuluh Kantong Jenazah Korban Tabrakan KRL Masih Diidentifikasi oleh RS Polri.

Baca Juga : RS Polri Meminta Korban KRL di Bekasi Timur Melapor ke Posko DVI.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/