Jakarta, Intra62.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memungkinkan petani dan pedagang kecil menggunakan kereta khusus dengan menggratiskan semua barang bawaan kecuali penumpang.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Negara dalam wawancara cegat pada Selasa siang saat meresmikan “wajah baru” Stasiun Tanah Abang di Jakarta Pusat.
Kepala Negara melakukan perjalanan dari kawasan Manggarai ke Stasiun Kereta Api Tanah Abang Baru di Jakarta untuk memeriksa operasi kereta api.
Presiden menyatakan bahwa kereta api khusus berwarna gerbong hijau itu sudah beroperasi dan menyediakan fasilitas untuk membantu perusahaan kecil di sektor pangan dan perdagangan tradisional.
Kepala Negara juga memastikan bahwa kebijakan tarif untuk layanan ini tetap mendapatkan subsidi pemerintah.
Menurutnya, skema subsidi akan membantu petani dan pedagang kecil mempertahankan harga transportasi yang terjangkau.
Presiden menyatakan, “Ongkos disubsidi pemerintah 60%. Semuanya. Kalau untuk petani dan pedagang, tetap disubsidi 60%, barangnya tidak bayar.”
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan bahwa telah menyiapkan delapan kereta khusus petani dan pedagang untuk digunakan pada awalnya di jalur Merak-Rangkasbitung dan sebaliknya.
Layanan ini memiliki 14 perjalanan setiap hari, dan jam kerjanya disesuaikan dengan aktivitas petani dan pedagang.
Setelah tahap awal berjalan dengan baik, rencananya rute akan diperpanjang hingga Tanah Abang. Kereta kelas ekonomi (K3) yang disubsidi pemerintah ini memiliki 73 tempat duduk sejajar di sisi kiri dan kanan gerbong, sehingga penumpang dapat meletakkan barang dagangannya di depan dengan aman.
Selain itu, pintu kereta dibuat lebih lebar agar barang bawaan lebih mudah dimasukkan. Setiap fasilitas dan desain telah memenuhi standar pelayanan minimum yang berlaku.
Diharapkan bahwa layanan ini akan membantu petani dan pedagang di Banten, terutama dari Serang, Lebak, dan Pandeglang, untuk menjajakan hasil pertanian dan barang dagangannya.
Di Stasiun Rangkasbitung, penumpang dapat menggunakan KRL Rangkasbitung–Tanah Abang untuk pergi ke Jakarta.
( Red ).
