Jakarta, Intra62.com – Rapper Malaysia Namewee ditahan karena menyerahkan diri di Kantor Polisi Kuala Lumpur, Malaysia, untuk membantu dalam penyelidikan kematian pemengaruh asal Taiwan Irish Hsieh Yu hsin.
Kepala Polisi Distrik Dang Wangi Sazalee Adam mengatakan Namewee akan ditahan hingga 10 November, menurut Channel News Asia.
Melalui akun Instagramnya, Rapper Malaysia Namewee, yang sebenarnya bernama Wee Meng Chee, mengumumkan bahwa ia akan bekerja sama dengan penegak hukum untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat umum dan keluarga almarhum.
Sementara itu, pengacara Wee, Joshua Tay, menyatakan bahwa meskipun polisi meminta masa penahanan tujuh hari, pembela ingin Wee dibebaskan segera karena kematian Hsieh telah terjadi empat belas hari yang lalu.
Menurutnya, kliennya baik-baik saja saat ini dan akan bekerja sama dengan polisi dalam penyelidikan mereka.
Hsieh, yang dijuluki “dewi perawat” oleh penggemarnya karena latar belakang keperawatannya dan penampilannya, ditemukan tewas di bak mandi hotel di Malaysia pada 22 Oktober. Dilaporkan bahwa dia sedang mengerjakan proyek video bersama Wee.
Pada pukul 12.30 siang, Wee, 42, menghubungi layanan darurat setelah menemukan Hsieh, 31, tidak responsif di kamar mandi dan memberikan CPR.
Kepala polisi Kuala Lumpur Fadil Marsus sebelumnya pada hari Selasa menyatakan bahwa, berdasarkan penyelidikan tambahan, kasus tersebut diklasifikasikan ulang sebagai pembunuhan.
( Red ).
