Jakarta, Intra62.com –
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki rekor MURI sebagai provinsi dengan jumlah sertifikat Hak Pakai atas tanah senilai Rp102 triliun terbanyak di Indonesia.
Di Jakarta Barat, Jumat, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyatakan, “Ini masuk MURI karena nilai dan jumlah sertifikatnya terbanyak se-Indonesia.”
Nusron sangat berharap capaian ini akan diikuti oleh provinsi lain yang asetnya belum terurus, terorganisasi, dan tercatat dengan baik.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo juga berterima kasih atas kerja sama yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian ATR/BPN untuk mempercepat sertifikasi aset daerah.
Dengan luas lahan 563,9 ha, aset yang disertifikatkan mencapai lebih dari Rp102 triliun.
Pramono menyatakan bahwa kerja sama yang sungguh-sungguh antara Kementerian ATR/BPN dan Pemerintah DKI Jakarta tidak mungkin terjadi.
Ada 2.837 ruas jalan, 691 gedung karang taruna, balai rakyat, dan fasilitas olahraga yang disertifikatkan. Selanjutnya, ada 154 sarana pendidikan, 123 taman, 61 gedung kantor, 39 Puskesmas, dan 17 rumah dinas lama.
Pramono menyatakan bahwa sertifikasi bukan sekadar proses administratif; itu adalah tindakan strategis yang bertujuan untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang adil dan jelas.
Aset publik dapat dikelola, digunakan, dan disimpan dengan profesional jika ada kepastian hukum.
Karena memenuhi kebutuhan warga secara langsung, kami memprioritaskan semua aset ini. Dia menyatakan bahwa jalan, gedung, sekolah, rumah dinas, dan taman terletak di dalamnya.
“Ini bisa menjadi ‘role model’ bahwa penyelesaian yang baik akan memberikan manfaat yang luar biasa,” kata gubernur DKI Jakarta.
Selain itu, tujuan Pemprov DKI Jakarta adalah untuk memastikan bahwa ada kepastian hukum di bidang pertanahan, yang merupakan dasar bagi transformasi Jakarta menjadi kota internasional, yang salah satu indikatornya adalah administrasi yang lancar dan kepastian hukum atas aset dan tanah.
Baca Juga : Hari ini, Pemprov DKI Kembali Melakukan Perubahan Cuaca.
(Red).
