Jakarta, Intra62.com –
Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), nelayan dan pihak lain harus waspada terhadap kemungkinan gelombang setinggi empat meter di beberapa wilayah perairan Sumatera Utara (Sumut).
Di Medan, Jumat, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Christin Ordein mengatakan, “Gelombang empat meter berpotensi terjadi di perairan barat Kepulauan Batu dan Samudra Hindia barat Kepulauan Nias. Ini harus diwaspadai karena dapat mengganggu pelayaran.”
Selain itu, dia menyatakan bahwa gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter juga mungkin terjadi di air barat Kepulauan Nias, air barat Sumatera Utara, dan air timur Kepulauan Nias.
Kondisi gelombang tinggi dapat terjadi mulai 14 Februari hingga 16 Februari 2026. Secara umum, cuaca di perairan Sumatera Utara berawan hingga hujan ringan, dengan angin bertiup dari barat laut dengan kecepatan 5-25 knot.
Dia menyatakan bahwa gelombang tinggi yang mencapai 1,25 meter tinggi dan kecepatan angin mencapai 15 knot sangat berbahaya bagi nelayan yang menggunakan perahu kecil.
Dia menambahkan bahwa kapal tongkang dapat mencapai kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter, dan kapal feri dapat mencapai kecepatan angin 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter.
Baca Juga : BMKG Menemukan 204 Lokasi Panas di Bengkalis, Riau.
Baca Juga : BMKG: Gempa kecil mengguncang Kota Bandung pada Jumat siang.
(Red).
