Jakarta, Intra62.com – Dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Republik Indonesia yang akan berlangsung pada Agustus 2026, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menyampaikan rangkaian kegiatan Bulan Kemerdekaan, yang mencakup zikir dan doa kebangsaan, pesta rakyat, dan acara lari “Merdeka Run”.
Menurut juru bicara dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, semua kegiatan peringatan HUT Ke-81 RI direncanakan secara kolaboratif dan melibatkan berbagai kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN, TNI, dan Polri, serta masyarakat umum.
Juri menyatakan bahwa perayaan Bulan Kemerdekaan tahun ini dirancang secara kolaboratif melalui kerja sama berbagai kementerian dan lembaga serta melibatkan partisipasi masyarakat seluas-luasnya.
Dia mengatakan bahwa acara akan dimulai dengan zikir dan doa kebangsaan pada Sabtu (1/8) di kawasan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta.
Para tokoh dan jamaah dari berbagai agama akan hadir di kegiatan, yang akan diakhiri dengan selawat kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf.
Selanjutnya, pemerintah akan menggelar penganugerahan tanda jasa dan tanda kehormatan di Istana Negara.
Penghargaan itu diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada individu, kesatuan, institusi pemerintah maupun organisasi yang dinilai memiliki jasa, prestasi, dharma bakti, serta kesetiaan luar biasa kepada bangsa dan negara.
“Para calon berasal dari berbagai latar belakang seperti akademisi, tokoh agama, seniman, birokrat, militer serta tokoh-tokoh lainnya yang diseleksi secara ketat dan transparan oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan,” ujar Juri.
Pidato Presiden Republik Indonesia, yang akan dilakukan dalam dua sesi pada Jumat, 14 Agustus, di Gedung DPR/MPR RI di Jakarta.
Sesi pertama, yakni pidato kenegaraan di hadapan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR/DPD. Sedangkan sesi kedua, yaitu penyampaian Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta nota keuangan di Sidang Paripurna DPR.
Menurut Juri, sebagai cara untuk menghormati para pejuang kemerdekaan, ziarah nasional dan renungan suci akan diadakan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, pada Sabtu (15/8).
Di Istana Merdeka, Jakarta, akan diadakan upacara untuk memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan dan penurunan bendera pusaka pada Senin, 17 Agustus.
Selain itu, dia menyatakan bahwa mereka akan melakukan penjualan tiket untuk orang-orang yang ingin mengikuti upacara detik-detik proklamasi di Istana Merdeka.
Dia menyatakan bahwa sekitar 8.100 orang diharapkan menghadiri upacara, yang merupakan HUT ke-81 RI.
Pemerintah akan menggelar pesta rakyat di kawasan Monas dari pagi hingga malam pada 17 Agustus. Akan ada berbagai perlombaan, permainan untuk anak-anak, panggung hiburan, pertunjukan drone, video mapping, kembang api, gerai UMKM lokal, dan 500 ribu makanan gratis untuk pengunjung.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian UMKM, Kementerian Pariwisata, BUMN, Danantara, Pemprov DKI, dan lainnya yang telah mendukung persiapan pesta rakyat.
Pemerintah mengadakan acara lari “Merdeka Run” yang dibuka untuk umum dan gratis di penghujung Bulan Kemerdekaan. 8.100 peserta yang ditargetkan akan menerima medali, jersey, paket balapan, dan kesempatan untuk mendapatkan hadiah.
“Rute “Merdeka Run” akan dimulai di depan Istana Merdeka dan kemudian berjalan sepanjang jarak yang ditentukan, yaitu 5; 8,1; dan 10 km. Diharapkan masyarakat juga akan menyukai peserta dalam acara lari atau maraton ini.
Selain itu, Juri mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi dalam seluruh rangkaian kegiatan HUT Ke-81 RI, baik di Jakarta maupun di daerah, dengan mempertimbangkan kepentingan umum.
Dia menambahkan, “Kami juga mengimbau pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD termasuk untuk berpartisipasi dalam membuat berbagai kegiatan untuk merayakan HUT RI ke-81 secara meriah sambil tetap memperhatikan kepentingan publik yang lain.”
Dia juga menyampaikan permohonan maaf jika kegiatan Bulan Kemerdekaan mengganggu lalu lintas dan aktivitas masyarakat di beberapa tempat.
Juri menyatakan, “Kami mohon maaf dan semata-mata ini untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, mensyukuri kemerdekaan, dan membangun semangat kembali untuk membuat kita bekerja keras untuk mencapai tujuan negara, sesuai dengan tema menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.”
Baca Juga : Kemudahan Yang Mengubah Cara Generasi Muda Berurusan Dengan Uang
( Red )
