Jakarta, Intra62.com – Surat kabar Financial Times melaporkan pada Jumat bahwa Presiden AS Donald Trump berencana memangkas tarif tertentu pada produk baja dan aluminium sebagai tanggapan atas peringatan para ekonom bahwa bea masuk tersebut akan membebani konsumen AS.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa pejabat Departemen Perdagangan AS dan Perwakilan Perdagangan AS setuju bahwa tarif berdampak langsung pada konsumen dengan menaikkan harga kue dan kaleng makanan dan minuman.
Ini bertentangan dengan klaim Trump bahwa bea akan dibayar oleh perusahaan asing daripada warga AS.
Selain itu, laporan tersebut menunjukkan bahwa pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan daftar barang yang dikenakan tarif. Tujuannya adalah untuk menghilangkan beberapa produk, menghentikan perluasan daftar, dan mengejar penyelidikan keamanan nasional yang lebih fokus pada beberapa barang.
Trump memberlakukan bea masuk AS pada barang-barang dari 185 negara dan wilayah pada April 2025.
Sebelumnya, pada Februari 2025, Trump memerintahkan tarif impor 25% untuk aluminium dan turunannya, yang berlaku untuk semua pemasok tanpa pengecualian luas pada 12 Maret 2025. Suku bunga kemudian dinaikkan menjadi 50% pada Juni 2025.
Baca Juga : DPR meminta BPJS Kesehatan Secara Aktif Memberikan Informasi Tentang Penonaktifan Peserta.
Baca Juga : Pada tahun 2025, Permata Bank akan menghasilkan laba bersih sebesar Rp3,6 Triliun.
(Red).
