Jakarta, Intra62.com – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI bersama International Academicians IASTIC) China China berupaya meningkatkan kolaborasi di bidang sains dan teknologi.
Kami ingin belajar dari pertumbuhan pesat dan industrialisasi China yang sangat maju. Di Jakarta, Jumat, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyatakan, “Salah satu harapan besar kami adalah bangkitnya industri-industri maju berbasis sains dan teknologi di Indonesia.”
Brian menegaskan bahwa pembangunan industri berbasis riset dalam bidang sains dan teknologi merupakan faktor penting dalam kemajuan negara.
Selain itu, ia menyatakan bahwa pengembangan sektor energi, panel surya, industri mobil, dan pergeseran ke energi hijau, termasuk tenaga nuklir, harus menjadi prioritas nasional.
Brian menyatakan bahwa, sebagai landasan riset, pengembangan ini harus dibarengi dengan melihat apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan industri saat ini.
Sementara itu, Chen Qingquan, Chairman of IASTIC, menekankan betapa pentingnya kolaborasi antara Indonesia dan China, karena keduanya adalah negara yang berkembang cepat.
Menurut Chen, untuk membangun negara berbasis industri, diperlukan integrasi antara budaya, kebijakan, pasar, teknologi, dan sains.
Dia mengatakan, “Asia, khususnya Asia Tenggara, semakin memainkan peran penting di kancah global. Saya berharap kita dapat membangun kemajuan bersama dan menempatkan diri di garis depan dalam menghadapi dinamika dunia yang terus berubah.”
Kedua belah pihak berkumpul di Jakarta pada Kamis, 2 Oktober. Dalam pertemuan, semua orang setuju bahwa Indonesia dan China harus mengembangkan teknologi dan inovasi mereka sendiri tanpa bergantung pada orang lain.
Ini dapat menghasilkan produk, infrastruktur, kota, dan masyarakat yang cerdas.
Kemdiktisaintek berkomitmen untuk berfungsi sebagai penghubung strategis antara industri, akademisi, dan penelitian, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kemdiktisaintek berusaha memastikan pengembangan sains dan teknologi mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing bangsa di era transformasi global melalui kerja sama dengan mitra global seperti China. (Red).
