Jakarta , Intra62.com .Balham Wadja SH Sekjend AWDI Bilang begini Viral candaan ” Ndasmu Etik ” . Dinamika Politik mengharuskan menggunakan komunikasi politik yang cerdas dan santun ,” kata sekjend . Gunakanlah frase dan kalimat yang bisa menyejukkan hati masyarakat .
Terutama Para elit partai politik , baik Ketua Umum dan jajarannya bahkan Capres sekalipun tentunya harus hati-hati dalam berpidato di depan kadernya atau di depan masyarakat .
Tolong gunakan akal sehat dalam berbicara dan suarakan lah kebenaran ,” ungkap Balham Wadja SH . DPP AWDI sangat prihatin melihat perilaku politik yang kampungan serta tidak mengindahkan nilai – nilai luhur dalam pancasila .
Sebagai Asosiasi Wartawan yang sudah Dua dekade ini tidak berkiblat pada paslaon tertentu . Menjaga Independensi adalah tugas mulia dalam menjagan marwah Pers di tahun politik ini ,” tegas Sekjend .
Belakangan ini memang , pasca debat Capres perdana . Masyarakat digemparkan oleh Video salah satu Capres yang menggunakan kosa kata yang tidak baik . Sangat mengerikan Bangsa indonesia yang begitu besar dan heterogen bila mempunyai pemimpin yang tidak berkarakter yang baik .
Baca juga : Debat Capres Perdana Berkelas , Boleh Panas tapi Kepala Harus Dingin kata Sekjend DPP AWDI
Seringkali Balham wadja SH Sekjend DPP AWDI mengingatkan kepada seluruh Tim sukses ketiga Paslon agar membangun opini yang baik terhadap calon masing-masing. Dan Tidak usah mengurusi kakater dan atau menyebarkan berita hoax kepada masyarakat .

Karena menurut data dari AWDI telah banyak terjadi pembusukan karakter masing-masing paslon . Saling serang dan menyindir dalam membangun opini yang positip silakan saja . Namun bila yang dibangun opini adalah pembunuhan karakter melalui fitnah inilah yang harus segera dihentikan .
Statemen dengan “ndasmu etik ” di nilai sebagai bercanda oleh tim pendukung Prabowo ,” ujar Dahnil. Menurutnya ucapan prabowo tidak serius untuk menilai buruk terhadap pihak lain . Dan mengjak pihak lain untuk bersama – sama mengoreksi diri masing-masing . ( red )
