Jakarta , Intra62.com . Apakah Nyamuk Wolbachia senjata Biologi ? itulah pertanyaan para netizen terkait issu nyamuk yang kurang komplet . Tema ini diambil oleh editorial intra62.com karena masuk musim penghujan dan masuk dalam dinamika politik, Minggu ( 16/12/2023 ).
Memang kurangnya informasi tentang nyamuk jenis wolbachia ini memberikan pola pikir yang apriori . Sehingga mempunyai makna multi tafsir yang berbeda. Apalagi terkait issu politik yang semakin panas .
Isu nyamuk wolbachia menjadi tergilas dengan isu politik capres dan cawapres . Padahal kemenkes RI sangat cermat dalam menanggulangi demam berdarah melalui Pengembang biakan Nyamuk Wolbachia .
Dikutip dari website Kemeneks RI bahwa pemerintah melakukan Inovasi Bioteknologi dengan menggunakan Nyamuk untuk mengurangi maraknya demam berdarah akibat Aiedes aigepty. Dan sebagai Pilot Project melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1341 tahun 2022 yaitu Jakarta Barat, Bandung, Semarang, Bontang dan Kupang.
Baca Juga : Tips Melindungi Rumah Dari Nyamuk Saat Musim Hujan
Pemerintah melalui Kemenkes RI bertekad untuk menanggulangi penyakit Demam Berdarah . Ternyata Uji coba pertama kali nyamuk Wolbachia ini di Kota Yogyakarta pada tahun 2016 – 2020 . Dan hasilnya cukup surprise karena mampu menurunkan kasus DBD hingga 77 % .
Dan Masyarakat yang di rawat di Rumah sakit juga mengalami penurunan hingga 86% . Melalui uji coba ini Pemrintah mulai percaya diri untuk terus menggerakkan pertumbuhan Nyamuk Wolbhacia . Dan data Dinkes di Yogyakarta , penyakit DBD tercatat sangat rendah yaitu 67 Kasus.
Ayo kita simak alur mekanisme Nyamuk Wolbacia bisa bermanfaat dalam ulasan berikut ;

Anehnya program ini nyamuk Wolbachia di minta di kaji ulang oleh staff Khusus Bappenas , Kemal Taruc . menurutnya belum ada pengkajian yang lebih intensip terhadap kesehatan dan lingkungan , di kutip dari cnbc.Indonesia .
Dalam posisi Pihak Bappenas tidak dalam situasi menolak program Wolbachia , ” jelas Kemal . Namun Semua pihak harus jelas dan terang dalam menjalankan program ini ke depannya . ( red )
