Kupang, Intra62.com – Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kali Dendeng di Kota Kupang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi mengatakan sistem tersebut bisa digunakan oleh 15.000 rumah tangga.
“Pada musim kemarau, air selalu menjadi permasalahan besar, baik untuk keperluan rumah tangga maupun pertanian. Hari ini kami meresmikan SPAM sistem penyediaan air minum Kali Dendeng di Kota Kupang yang akan menghubungkan 15.000 rumah tangga. Dapat digunakan untuk kepentingan rumah tangga maupun untuk kepentingan pertanian,” kata Jokowi dalam sambutannya yang ditayangkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/12/2023).
Baca Juga: Tol Bocimi Seksi 2 telah diresmikan Presiden Jokowi
Menurut Jokowi, saat ini baru 3.000 rumah tangga yang terkoneksi. Jokowi kemudian meminta Menteri PUPR Basuki Hadimuljono segera menjalin koneksi.
“Namun sejauh ini yang terpakai baru 3.000 sambungan rumah tangga, artinya masih banyak sambungan yang tersisa. Oleh karena itu, saya menghimbau kepada Menteri PUPR untuk memastikan sambungan anggaran tersebut segera selesai. Kami mohon untuk menyediakannya dukungan segera dari pemerintah pusat. Ini harusnya menjadi tanggung jawab daerah, kota, provinsi, PDAM, tapi kalau di NTT, kami akan memberikan dukungan yang pemerintah pusat berikan,” katanya.
Jokowi menyampaikan bahwa SPAM ini dibuat pada tahun 2020 dengan anggaran sebesar Rp 173 miliar. Jokowi berharap SPAM bisa mengatasi permasalahan air minum bagi warga Kupang.
“Dibangun pada tahun 2020 dengan anggaran sebesar Rp 173 miliar. Hal ini untuk memastikan urusan air khususnya air minum di Kota Kupang dan sekitarnya dapat tersampaikan di Kali Dendeng,” ujarnya.
Jokowi juga mengatakan akan ada tujuh waduk yang akan mengairi sistem pertanian. Ia menjelaskan kehadiran waduk ini akan meningkatkan produktivitas produksi pertanian di NTT.
“Kedua, dari segi pertanian, ada tujuh waduk yang sudah usai dan dijadwalkan selesai pada tahun 2024. Hal ini juga akan berdampak besar terhadap produktivitas sawah di NTT,” pungkasnya. (red/intra62)
