• Sun. Apr 19th, 2026

Shelter Perempuan Dan Anak Di Wilayah Bencana Didirikan oleh KPPPA Dalam Kolaborasi.

ByBunga Lestari

Dec 8, 2025

Jakarta, Intra62.com – Untuk memberikan layanan psikososial kepada kelompok rentan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan membangun shelter perempuan dan anak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Kita akan pergi ke lokasi nanti untuk melihat bagaimana perempuan dan anak, terutama dalam hal penanganan trauma healing. Di Jakarta, Senin, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan menyatakan, “Yang paling penting dan membuat aman di dalam shelter yang khusus, mungkin inklusif ya, untuk perempuan, orang tua, dan anak-anak.”

Sangat penting bagi kelompok rentan ini—perempuan, anak, lansia, dan disabilitas—untuk memiliki shelter karena mereka adalah yang paling rentan terhadap bencana.

Untuk melaksanakan rencana tersebut,  KemenPPPA bekerja sama dengan Dinas PPPA di daerah terkait.

Semalam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa jumlah korban banjir dan longsor di tiga provinsi di Pulau Sumatra mencapai 914 jiwa.

Di antara korban meninggal tersebut, Provinsi Aceh mencatat jumlah tertinggi dengan 359 orang, Sumatra Utara dengan 329 orang, dan Sumatra Barat dengan 226 orang.

Sehubungan dengan laporan hilangnya korban, ada 389 orang dari tiga provinsi yang masih terdaftar dalam daftar pencarian tim SAR.

Karena beberapa korban yang dilaporkan hilang telah ditemukan atau melaporkan diri dalam kondisi selamat, data korban hilang terus bergerak.

BacaJuga : KPPTI 2025 Kokohkan Ekosistem Pendidikan Tinggi Indonesia

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/