Jakarta, Intra62.com – Seorang siswi mengalami trauma mendalam usai jadi korban aksi bejad yang dilakukan ayah kandungnya. NH (17) pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dipemerkosa ayahnya sendiri, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Kasus ini diungkap oleh Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar mengatakan bahwa siswi tersebut pingsan saat hendak di mintai berita acara pemeriksaan (BAP). Korban pun langsung dilarikan ke rumah sakit, pada Selasa (8/8/2023) siang.
“Saking traumanya, korban bahkan sempat pingsan saat melapor. Diduga korban mengalami trauma atas apa yang terjadi pada dirinya. Korban pingsan saat dimintai penjelasan usai melapor ke pihak kepolisian. Saat ini yang bersangkutan lagi dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara,” ujar Bahtiar saat dikonfirmasi, Rabu (9/8/2023).
Lanjut Bahtiar, dari hasil penyelidikan sementara, aksi bejad yang dialami NH telah berlangsung lama. Jadi tidak hanya sekali, siswi kelas XII SMA itu pun diduga telah berulang kali dirudapaksa oleh ayah kandungnya tersebut.
“NH menjelaskan kejadian itu berlangsung sudah sejak lama, dan yang dilakukan oleh ayahnya itu hingga berkali-kali,” terangnya.
Baca Juga: Kasus Pencabulan Anak Kembali Terjadi, Kini Pelaku Adalah Oknum Seorang Tokoh Agama

Perbuatan keji yang dilakukan ayahnya tersebut diduga lantaran, karena istri pelaku atau ibu korban telah meninggal dunia. Awalnya korban tak mau melapor ke pihak kepolisian hingga akhirnya polisi melakukan langkah persuasif, agar korban dapat dimintai keterangan.
“Kita melakukan pendekatan pada korban, setelah adanya informasi tindakan asusila itu, akhirnya korban mau berkata jujur dan menjelaskan,” kata Bahtiar.
Atas kejadian yang telah menimpa NH, tak hanya melakukan proses hukum. Bahtiar pun memastikan bahwa pihaknya akan melakukan pendampingan psikologi terhadap siswi SMA di Kabupaten Gowa tersebut.
Baca Juga: Ayah Tiri di Depok Tega Berbuat Hal Ini Kepada 2 Anak Sambungnya
“Tak hanya penindakan hukum, kita juga lakukan upaya pemulihan kondisi mental korban,” pungkasnya. (red/intra62)
